/
Kamis, 17 November 2022 | 09:30 WIB
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menegaskan pelaksanaan KLB sesuai surat dari FIFA. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww.)

SuaraSumedang.id - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menegaskan, bahwa pihaknya mengikuti masukan FIFA mengenai jadwal Kongres Luar Biasa (KLB), meski surat dari FIFA terkait jadwal itu dinilai janggal oleh anggota Komite Etik FIFA periode 2007-2011, Dali Tahir.

Purnawirawan polisi berpangkat akhir Komisaris Jenderal itu pun memastikan PSSI akan melaksanakan KLB itu dengan maksimal sesuai rencana.

"Kami mengikuti surat yang sudah ada," kata Iriawan, di Jakarta pada Rabu (16/11/2022).
Hal senada pun disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi saat dihubungi ANTARA di hari yang sama.

"KLB sesuai dengan keputusan Exco (Komite Eksekutif), dan surat dari FIFA," kata Yunus.

Sementara Anggota Komite Etik FIFA periode 2007-2011 Dali Tahir, yang memiliki nama lengkap Gelora Surya Dharma Tahir menilai bahwa surat balasan FIFA kepada PSSI soal jadwal KLB janggal.

"PSSI berkirim surat ke Sekretaris Jenderal FIFA (Fatma Samoura), tetapi surat jawabannya malah datang dari Ketua Pengurus Asosiasi Anggota FIFA. Ini ibaratnya, kita bersurat ke gubernur, tetapi yang yang balas camat," kata dia.

Hal ganjil lain, menurut pria berusia 75 tahun itu, adalah PSSI bersurat ke Sekjen FIFA yang ada di Zurich, Swiss, tetapi FIFA membalas melalui Ketua Pengurus Asosiasi Anggota FIFA Kenny Jean-Marie di Paris, Prancis.

Menurut Dali Tahir, hal tersebut hampir tidak pernah terjadi di FIFA. "Seharusnya PSSI mempertanyakan itu kepada FIFA," kata Anggota Komite Eksekutif (Exco) AFC periode 2003-2007, dan 2007-2011 itu.

Sebagai informasi, pada 31 Oktober 2022 dalam surat bernomor 4452/ULN/537/X-2022, yang ditandatangani oleh Sekjen PSS Yunus Nusi, dan ditujukan ke Sekjen FIFA Fatma Samoura.

Baca Juga: Sebut sang Ayah Pahlawan, Warganet Kritik Pedas Anak Ferdy Sambo: Kok Enggak Malu

PSSI laporkan bawang kongres biasa memilih ketua umum, wakil ketua umum, dan anggota Komite Eksekutif (Exco) akan digelar pada 18 Maret 2022.

Sebelum KLB, PSSI juga memberitahukan kepada FIFA bahwa akan kongres untuk menetapkan Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan pada 7 Januari 2023.

FIFA kemudian menyampaikan balasan surat itu, dengan surat yang ditujukan kepada Sekjen PSSI.

Namun, surat itu bukan ditandatangani oleh Sekjen FIFA Fatma Samoura melainkan Ketua Pengurus Asosiasi Anggota Kenny Jean-Marie dengan lokasi surat di Paris.

Dalam dokumen itu, FIFA mengusulkan kepada PSSI agar kongres biasa untuk penentuan Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan dilaksanakan 14 Januari 2023, serta KLB pada 6 Februari 2023.

PSSI kemudian menerima usulan tersebut, dan menetapkan kongres biasa serta KLB berlangsung pada tanggal-tanggal yang ditentukan tersebut.(*)

Sumber:ANTARA

Load More