/
Selasa, 22 November 2022 | 18:54 WIB
Potret bangunan runtuh akibat gempa Cianjur magnitudo 5.6 pada Senin (21/11/2022) (Suka gempa Cianjur ratusan korban tewas dan luka - luka, hingga kini masih dilakuakn evakuasi) (Dok.BNPB)

SuaraSumedang.id - Duka gempa di Cianjur korban tewas terus bertamabah. Evakuasi korban terus dilakukan oleh aparat kepolisian. Petugas dan warga saling bergotongroyong.

Berbagai video dramatis penyelamatan korban Gempa Cianjur tak luput dari pemberitaan. Beberapa korban tewas di antaranya adalah  anak - anak, orang dewasa hingga lansia.

Update terbaru dari Kepala BNPB menyebutkan jumlah korban meninggal gempa Cianjur ada 268 orang.

"Korban jiwa meninggal dunia sekarang ada 268," kata Kepala BNPB Suharyanto dalam konferensi pers daring, Selasa (22/11/2022).

Korban yang telah ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa itu hanya 122 yang sudah teridentifikasi. 

"Dari 268 itu, yang sudah teridentifikasi siapa-siapanya ini sebanyak 122," ujarnya.

Bencana gempa di Cianjur terjadi pada Senin 21 November 2022 pada siang hari. Gempa berkekuatan 5,6 SR yang menimpa wilayah tersebut terasa hingga wilayah Jakarta.

Hingga kini evakuasi korban di Cianjur masih terus dilakukan. Aparat kepolisan bersama dengan warga setempat masih terus melakukan pencarian warga yang hilang. 

Beberapa unggahan video evakuasi gempa di Cianjur berlangsung sangat dramatis. Sebagaimana yang telah diunggah oleh akun instagram @fakta_indo, yang mana aparat kepolisian dan warga saling bergotong royong untuk melakukan mengevakuasi korban. 

Baca Juga: Salah Satu Korban Longsor di Semin Berhasil Dievakuasi, Ditemukan di Kedalaman Empat Meter

Dari video tersebut warga dan para petugas berhasil mengevakuasi beberapa warga Cianjur yang tertimpa reruntuhan. 

Terlihat para petugas dan warga saling bekerja sama untuk menyelamatkan warga dan anak - anak yang tertimpa reruntuhan bangunan. 

Beruntung anak kecil berhasil diselamatkan oleh pihak kepolisian. Anak itu digendong oleh petugas dalam keadaan dengan penuh lumpur dan terus menangis.  

“Mereka menyelamatkan seorang Nenek dan anak kecil yang kondisinya dipenuhi lumpur, Selasa pagi (22/11)” mengutip dari Instagram @fakta_indo Selasa, 22 November 2022. 

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, korban meninggal sudah mencapai angka 268 orang, dan diperkirakan akan bertambah. (*)

Lebih dari 700 orang luka - luka dan mayoritas adalah anak - anak. Sebuah video viral di media sosial juga memperlihatkan beberapa korban gempa mayoritas anak - anak masih berada di tenda dan belum dimakamkan. (*)

Sumber : Instagram @fakta_indo 

Load More