/
Kamis, 01 Desember 2022 | 13:32 WIB
Ilustrasi seorang ibu sedih. seorang ibu dilaporkan anak kandungnya ke polisi setelah memarahi gaya pacaran kelewat batas. (Pixabay/b0red)

SuaraSumedang.id - Muncul kabar seorang anak perempuan tega melaporkan ibu kandungnya sendiri ke polisi, yang diduga terjadi di Palembang, Sumatera Selatan.

Peristiwa itu viral setelah diunggah akun Instagram @lambe_turah, yang menuai komentar publik.

Sang ibu kemudian mengunggah video yang menceritakan kronologi dirinya dilaporkan ke polisi oleh anak kandungnya sendiri yang masih berusia 12 tahun itu.

Sang ibu merupakan tunggal dari dua orang anak yang memeriksa isi pesan WhatsApp putrinya dengan kekasihnya.

Menurut ibu tersebut, ia menemukan sebuah percakapan sang putri dengan pacarnya yang membahas soal hal-hal dewasa yang menjurus ke arah seksual.

Anak polisikan ibu kandung (sumber: Kolase Instagram)

Tak terima anak perempuan yang masih duduk di bangku SMP itu berpacaran kelewat batas, sang ibu pun memarahi anaknya.

"Berawal dari marah dan ngasih sedikit pelajaran ke anak cewek kelewat batas. Tapi endingnya ngelaporin ibu sendiri ke polisi atas dugaan kekerasan," demikian narasi dalam video tersebut, dikutip Kamis (1/12/2022).

Perempuan yang tidak diketahui identitasnya itu, mendapatkan bukti kelakuan nakal putrinya lewat pesan WhatsApp dengan pacarnya.

Melihat isi percakapan tersebut, tentu saja hati ibu mana yang merasa tidak tersakiti, mengingat putrinya ini masih remaja, sayangnya sudah melakukan hal kelewat batas.

Baca Juga: Daftar 9 Tradisi Natal di Indonesia dari Sumatera Utara hingga Papua

Perempuan itu pun bercerita, bahwa dirinya merupakan single mother (janda) yang mengurus dua orang anak tanpa bantuan nafkah dari mantan suami.

Ibu yang sudah banting tulang untuk membesarkan, dan mendidik sang anak, tetapi mendapatkan balasan yang menyakitkan.

"Saya tanya sama anak, pacaran udah ngapain saja? isi chat dengan pacar semua itu apa? saya sampai dongkol nanya anak tetap diam dan melawan," kata dia.

Mengaku tidak kuat lagi untuk mendidik putrinya, sang ibu yang bernasib malang itu terpaksa memberitahu dan meminta mantan suaminya untuk menjemput putrinya.

Dia percaya, jika di tangan pengawasan ayah kandungnya, perilaku sang anak akan jauh lebih baik.

Sepekan kemudian, perempuan ini merayu putrinya untuk kembali ke rumah dengan alasan tak kuat menahan rindu.

Anaknya pun mau kembali ke rumah sebelumnya. Dirinya mengaku salah menilai sikap sang anak tersebut.

"Tapi ternyata saya salah. Anak saya kasih tahu kalau dia sudah bikin laporan ke polisi didampingi satu di antara pihak keluarga mantan suami (om-nya)," kata perempuan itu.

Selang beberapa hari, surat panggilan dari kepolisian pun datang.

"Tega kami nak, tega orang-orang itu juga memengaruhi kamu buat lakuin hal kayak gini," kata dia.

Sementara itu, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai peristiwa ibu dilaporkan anak kandungnya itu.(*)

Artikel ini sebelumnya telah tayang di Suara.com: Kronologi Anak SMP Polisikan Ibu Kandung, Tak Terima Dimarahi Gegara Kepergok Pacaran Kelewat Batas

Load More