SuaraSumedang.id - Siapa pencipta game Sigma Battle Royale? Sebagian pemain mungkin bertanya - tanya akan hal ini.
Game Sigma adalah salah satu permainan mobile yang rilis sekitar pertengahan November 2022. Mulanya aplikasi ini dapat diunduh secara resmi di Play Store.
Apk ini pun jadi trend dan banyak dicari oleh para pemain mobile.
Belum genap satu bulan, tepatnya pada tanggal 27 November 2022, game ini sudah tidak bisa lagi di temukan di Google Play.
Berbagai spekulasi muncul mengira bahwa game Battle Royale terbaru ini sedang dilakukan maintenance atau perbaikan sistem.
Ternyata, berita resmi telah dirilis sebagaimana yang sudah pernah diberitakan sebelumnya, bahwa apk game Sigma Battle Royale ini telah dihapus dari Google
karena melakukan pelanggaran Kekayaan Intelektual.
Seperti yang telah sering diberitakan, bahwa apk ini memiliki tingkat kemiripan dengan Free Fire, hingga disebut game plagiat FF.
Pencipta Game Sigma Battle Royale
Baca Juga: Pasca Longsor di Cadas Pangeran, BPBD Sumedang akan Tebang Puluhan Pohon
Mengenal pencipta game Sigma Apk. Arm Studio Private Limited adalah developer resmi pengembang game SIgma mirip FF.
Nama developer satu ini memang tergolong cukup baru dalam dunia game mobile.
Melansir dari GGWP.id, disebutkan bahwa pengembang Arm ini berasal dari Singapura tepatnya di One Raffles Place.
Bukan scamming, namun Arm Studio Private Limited memang telah berdiri sejak tahun 2021 dan baru saja merilis datu game yakni game Sigma Battle Royale.
Informasi tentang studio Arm masih sangat minim sehingga tak banyak yang dapat dikulik dari perusahaan pencipta aplikasi game mobile ini.
Demikian informasi tentang pencipta game Sigma Battle Royale, yang kini telah sirna dari google Play STore.
Sumber : Suara.com, GGWP.id
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan