/
Sabtu, 03 Desember 2022 | 14:49 WIB
Michella Ashley putri pinkan mambo mengaku mengalami culture shoc saat berada di Indonesia

SuaraSumedang.Id – Tentu publik belum jauh mengenal sosok Michelle Ashley yang baru-baru ini nongol di layar kaca.

Michelle Ashley merupakan putri dari Pinkan Mambo yang kini mencoba menggeluti dunia tarik suara atau lebih dikenal sebagai penyanyi.

Sebetulnya Michelle Ashley pernah berada di Amerika dengan menempuh pendidikan yang sedang berjalan, namun ia harus kembali ke tanah air demi berkarir sebagai seorang penyanyi atau artis.

Dibalik keputusan yang ia ambil nyatanya menyimpan kesedihan, hal ini turut diungkap oleh Michelle Ashley saat menjadi bintang tamu di Ngobrol Asix.

Langsung saja berikut ini isi curhatan Michelle Ashley saat menjadi bintang tamu di Ngobrol Asix.

1.       Merasa berat untuk meninggalkan Amerika

Mengaku ada perbedaan budaya antara di Amerika dan di Tanah Air, hingga ia mengalami culture shoch, ia mencontohkan jika di Amerika anak di bawah umur tidak boleh ditinggalkan sendirian di rumah, namun di Indonesia hal ini menjadi biasa.

2.       Dipaksa pulang demi untuk jadi artis

Seperti yang telah kita ketahui jika saat ini, sang ibunda telah viral hingga akhirnya ia diminta untuk pulang ke Indonesia.

Baca Juga: Australia Tidak Takut Lionel Messi, Siapkan Strategi Khusus untuk Bungkam Argentina

Hingga akhirnya ia diorbitkan menjadi artis oleh sang ibunda, semua itu tidak terlepas jika ia salah satu dari sekian anaknya yang paling berpotensi menjadi artis.

3.       Merasa Cuek meskipun ibunda mendapat hujatan dari berbagai pihak

Lantaran berbagai penilian Pinkan Mambo terhadap rekan sesama artis yang dianggap warganet merasa jengkel hingga dibanjiri ragam komentar nyinyiran, Michelle Ashley mengaku cuek meski mengetahui hal itu.

4.       Merasa biasa aja meski telah menjadi anak artis

Mengenai dirinya sebagai anak dari seorang artis yang tenar pada masanya, ia mengaku jika tidak ada perbedaan.

Sama saja menjalani hidup sebagaimana mestinya dan tetap normal seperti anak-anak yang lain.

Load More