SuaraSumedang.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang sekaligus Kepala BPBD, Herman Suryatman mengatakan, dari hasil pengecekan sementara, banjir bandang yang melanda Cisurupan, Desa Sawah Dadap, Kecamatan Cimanggung diakibatkan sampah-sampah dari Gunung Geulis.
Herman pun menduga banyaknya sampah yang terbawa dari kawasan Gunung Geulis tersebut menyumbat aliran Sungai Cisurupan.
"Material berupa kayu-kayu kemudian bambu, dan lain sebagainya. Termasuk yang longsor, mungkin karena ada tanah yang menutup aliran sungai. Kami sedang assesment," kata Sekda Kabupaten Sumedang.
Kemudian, Herman memastikan secepatnya akan melakukan penanganan kebersihan, di antaranya mendatangkan alat berat seperti eskavator.
"Kalau bisa sungai akan kami normalisasi dengan alat berat. Kalau tidak bisa mungkin dengan swadaya masyarakat dan para petugas serta relawan," kata Herman.
Di samping itu Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumedang menurunkan alat berat backhoe mini untuk menyingkirkan material longsoran.
Alat berat mini yang dikerahkan ini lantaran kondisi jalan yang kecil, sehingga memudahkan untuk bermanuver.
"Normalisasi Sungai Cisurupan dengan alat berat bersama-sama masyarakat dilakukan," kata Sekda Herman.
Penanganan bencana harus dilakukan dengan aman, lanjut Herman kalau cuaca tidak mendukung dan berbahaya akan dilakukan pada Senin (19/12/2022).
Baca Juga: 10 Potret Kantor Mewah Rans Entertainment di BSD, Gabungkan Konsep Vintage dan Futuristik
Adapun alat berat yang diterjunkan, seperti backhoe, dump truck, hingga mobil pick up. Herman kemudian menyatakan, normalisasi dilakukan berdasarkan hasil asesmen dari BPBD, PUTR dengan dibantu relawan ke hulu sungai.
"Setelah diidentifikasi dari atas Sungai Cisurupan sampai bahwa, ternyata aliran tersumbat oleh sampah berupa kayu, dan lainnya sehingga banjir bandang terjadi," katanya.
Sekda pun memastikan, pihaknya melakukan beberapa upaya agar banjir bandang susulan tidak terjadi di Dusun Cisurupan, Desa Sawah Dadap, Kecamatan Cimanggung.(*)
Sumber: Pemkab Sumedang
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Jelang Hadapi Wolves, Arne Slot Beberkan Kondisi Terkini Florian Wirtz
-
Hasil Undian Piala AFF Futsal 2026: Indonesia Masuk Grup B, Bareng Australia hingga Malaysia
-
Harga Tiket FIFA Series 2026: Penjualan Sudah Dibuka, Mulai Rp150 Ribu
-
5 Fakta Mobil Honda Mobilio Nyelonong dan Terbalik di SPBU Bener Sragen
-
Sikapi Konflik AS-Iran, Rhoma Irama: Dunia Ini Hanya Senda Gurau
-
Tragedi Razia Sabung Ayam di Tegal: 7 Fakta Ditemukannya Korban Tenggelam di Sungai Ketiwon
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Jadwal Imsak dan Subuh Hari Ini 3 Maret 2026 untuk Jakarta, Jogja, hingga Jawa Timur
-
3.243 Kasus Kriminal Terungkap dalam Operasi Pekat Musi 2026, Apa yang Terjadi di Sumsel?
-
Rapor Merah Setahun Untuk Kepemimpinan Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya