/
Rabu, 21 Desember 2022 | 12:55 WIB
Menhan Prabowo Subianto saat menyampaikan laporan pada pameran Indo Defence 2022 Expo dan Forum di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Rabu (2/11/2022). (YouTube Sekretariat Presiden)

SuaraSumedang.id – Ahmad Muzani selaku Sekretaris Jendral DPP Partai Gerindra secara tegas hanya ada satu nama yang diusung sebagai calon presiden yakni Prabowo Subianto.

Lebih lanjut Ahmad Muzani mengungkapkan apabila terdapat orang yang klaim sebagai capres dari partai Grindra berarti itu tidak resmi alias ilegal.

Muzani menyampaikan hal itu pada saat launching nomor urut Partai Gerindra sebagai peserta Pemilu 2024 di Banda Aceh, Selasa (20/12/2022) sembari ia menetapkan Fadullah sebagai Ketua DPD Gerindra Aceh.

"Itu adalah keputusan yang sudah disepakati seluruh komponen Partai Gerindra di seluruh Indonesia. Karena itu jika ada orang yang mengaku jadi capres dari Gerindra jelas itu ilegal," sambungnya.

Prabowo Subianto dinilai merupakan sosok pemimpin yang bisa membangkitkan kejayaan Indonesia dan kembali sebagai Macan Asia.

Muzani turut memberikan penilaian jika Prabowo merupakan sosok pemimpin yang tak pernah lelah memperjuangkan kebaikan yang tak kenal lelah dan tak akan menyerah.

"Dan kami meyakini bahwa beliau lah yang akan mengangkat martabat bangsa kita, mengangkat derajat bangsa Indonesia kembali menjadi 'Macan Asia'," tuturnya.

Kemudian Wakil Ketua MPR RI juga menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan dedikasi kepengurusan Gerindra Aceh yang sebelumnya.

Penekanan dan juga pesan yang menyentuh kepada kader partai Gerindra baik di Aceh dan seluruh Indonesia agar tak menghianati kepercayaan rakyat.

Baca Juga: Kepalkan Tangan Bakar Semangat Kader Demokrat, AHY: Birukan kembali Indonesia!

Pada sisi lain Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Grindra Sandiaga Uno mengungkapkan kesediannya sebagai calon presiden.

Akan tetapi niat tersebut harus menunggu keputusan dari Prabowo Subianto Ketua Umum Gerindra.

Lantas dirinya juga mengungkapkan jika saat ini masih menjalin komunikasi serta menimbang potensi –potensi yang ada.

“Tentu harus ditanyakan kepada pimpinan parpol. Akan tetapi, undangan maupun diskusi itu terus berlangsung. Buat saya ini bagian dari silaturahmi masing-masing elite parpol untuk mengenal yang akan potensi dinominasikan. Jika ditunjuk, juga siap untuk menjalankan sesuai dengan arahan dari Pak Prabowo sendiri,” ungkap Sandiaga di lingkungan Istana Kepresidenan RI, Jakarta, dikutip dari Suara.com pada rabu, 13/12/2022. (*) 

Load More