SuaraSumedang.id – Nikita Mirzani sejak Kamis (22/12/2022) mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Premier Bintaro, Tanggerng Selatan.
Artis 36 tahun yang sering disapa Nyai mendapat perawatan kesehatan lantaran adanya pengapuran di tulang leher.
Nampak Nikita Mirzani saat menjalani perawatan turut ditemani oleh sahabat dekatnya Fitri Salhuteru.
Sakit yang diderita oleh Nyai turut dibeberkan oleh fitri Salhuteru yang mengutarakan jika ada pengeroposan tulang dan harus mendapatkan tindakan lebih lanjut.
"Lihat hasil rontgen, tulang dia (Nikita Mirzani) keropos, bolong-bolong," kata Fitri Salhuteru di RS Premier Bintaro, Tangerang Selatan pada Kamis (22/12/2022).
Pada persidangan lanjutan atas kasus pencemaran baik yang dilakukan Nikita Mirzani akan dipertemukan dengan Dito Mahendra pada Kamis 29/12/2022.
Tentu dari keterangan sahabatnya Nyai dirawat di rumah sakit sebagai bentk persiapan untuk bertemu dengan Dito Mahendra.
"Kalau enggak diobati, nanti tanggal 29 Desember Nikita enggak sembuh. Kasihan yang akan dijemput pihak jaksa dan polisi ke sidang, malah enggak ketemu Nikita," kata Fitri Salhuteru.
"Jadi sekarang, disiapkan jiwa, raga dan mental untuk bertatap muka dengan saudara DM pada tanggal 29 nanti," imbuh sahabat Nikita Mirzani ini menegaskan.
Baca Juga: Karyawannya Diperiksa Pihak Kepolisian, Baim Wong Tunggu Giliran Pemeriksaan Kasus Ini
Sebagai informasi tambahan, saat sidang sebelumnya diketahui Nyai sentil Jaksa Penuntut Umum yang menuding pura-pura sakit.
"Saya mau berobat, masa nunggu saya lumpuh dulu sakitnya baru saya diizinkan. Bapak tau saya punya tiga anak," ujar Nikita Mirzani di Pengadilan Negeri Serang.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026