SuaraSumedang.id -Kabar pesawat Susi Air dibakar KKB di Nduga Papua, begini kronologi kejadiannya.
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) membakar pesawat Susi Air dengan kode penerbangan PK-BVY di Bandara Paro Kabupaten Nduga, Gunung Papua, Selasa (7/2/2023).
Kejadian ini diduga terkait dengan penyanderaan 15 WNI pekerja bangunan yang diduga inteliljen oleh KKB.
“Rupanya tadi pagi ada pesawat yang masuk, mungkin dugaan kami pikirnya untuk membawa para karyawan keluar (evakuasi) sehingga pesawatnya ditahan dan pilot serta penumpangnya diturunkan lalu pesawatnya dibakar, ” ungkap Kapolda Papua, Irjen Mathius D. Fakhiri seperti dikutip dari kanal YouTube KompasTV, Selasa (7/2/2023).
Ia juga menambahkan bahwa sampai saat ini masih sedang berupaya untuk berkomunikasi dengan Egianus Kogoya, pimpinan KKB.
Diketahui, pesawat tersebut membawa lima orang penumpang oleh pilot Kapten Philips Mark Merthens asal Selandia Baru.
Awalnya, pesawat berjenis Pilatus PC-6 ini lepas landas dari Bandara Mozes Kilangin, Kabupaten Mimika pukul 05.33 WIT. Kemudian tiba di Bandara Paro Nduga pukul 06.17 WIT.
Namun, pesawat yang dijadwalkan kembali ke Mimika ini tiba-tiba tidak dapat dihubungi lagi.
“Seharusnya pesawat tersebut sudah kembali ke Bandara Mozes Kilangin, Kabupaten Mimika pada Pukul 07.40 WIT” Ungkap Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo, yang dilansir dari kanal YouTube KompasTV, Selasa (7/2/2023) (*)
Baca Juga: 4 Bintang Manchester City Bakal Jadi Rebutan Klub di Dunia
Kontributor : Muslimaniati
Berita Terkait
-
Lihat Tangannya, Pria Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di KRL Terekam Kamera
-
Waduh, Polda Papua Sebut Proses Pencarian Pilot Susi Air Disandera OPM Terkendala Jaringan
-
15 Orang Yang Disandera OPM Pimpinan Egianus Kogya Adalah Pekerja Pembangunan Puskesmas Paro
-
Kronologi Lengkap! Detik-detik TPNPB-OPM Bakar Pesawat Lalu Sandera Pilot Susi Air
-
Bantahan Firli Bahuri soal KPK Janjikan Lukas Enembe Berobat ke Singapura
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Mengukur Kebijakan dari Siapa yang Kehilangan Manfaatnya
-
Perbedaan Two Way Cake vs Compact Powder vs Loose Powder, Mana yang Sesuai Jenis Kulitmu?
-
Indodana Fintech Jangkau 2,1 Juta Pengguna, Teknologi dan Manajemen Risiko Kunci Pembiayaan Digital
-
Pakai Batik dan Peci, Eks Menag Ad Interim Muhadjir Effendy Bersaksi di Sidang Korupsi Haji
-
KPK Akan Hadirkan 303 Saksi dalam Sidang Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Sektor Transportasi Deflasi di Agustus 2026 Imbas Harga Tiket Pesawat dan Bensin Turun
-
Warga Jakarta Gelar Salat Istisqa Minta Turun Hujan
-
6 Shio yang Paling Pandai Mengelola Keuangan dan Investasi
-
KPK Akan Hadirkan 303 Saksi dalam Sidang Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Perbedaan Two Way Cake vs Compact Powder vs Loose Powder, Mana yang Sesuai Jenis Kulitmu?