SuaraSumedang.id - Influencer Gita Savitri atau biasa dikenal Gitasav membuat kontroversi mengenai alasan awet mudanya karna tak punya anak atau childfree.
Setelah kontroversinya mengenai pendapat Gitasav terhadap LGBT, kini balasan komentar Gitasav di postingan Instagramnya menimbulkan kontroversi.
Komentar tersebut tak lain dari warganet yang merasa kagum pada wajah awet muda Gitasav.
“Aku yang umur 24 kalah sama kak Git padahal udah 30, awet muda banget si,” tulis pemilik akun @itsmeilyaml18
Gitasav pun membalas komentar tersebut dengan menyebut bahwa childfree atau tidak punya anak adalah anti aging alami.
"Tidak memiliki anak memang anti penuaan alami. Kamu bisa tidur selama 8 jam setiap hari, tidak stres mendengar teriakan anak-anak, dan ketika kamu keriput, kamu punya uang untuk membayar botox,” tulis Gitasav di akun Instagramnya @Gitasav
Sontak hal tersebut pun menuai kontroversi, banyak warganet yang merasa tersinggung karena statement dari Gitasav.
Namun, Gitasav merasa netizen Indonesia memiliki kualitas yang sangat rendah.
“Kita tahu sama tahu bagaimana kuliatas netizen negeri tercinta ini. But honestly gue kaget ternyata kualitas mereka serendah itu,” ujar Gitasav melalui snapgram Instagramnya.
Baca Juga: Video Nesya Viral Beredar di Twitter, Waspada Bahaya Konten Dewasa
“Udah pindah negara pun masi suka digangguin, apa gue pindah planet aja,” lanjutnya.
Penulis buku Rentang Kisah ini memang sudah lama tinggal diluar negeri yaitu di Jerman, sejak ia mulai berkuliah disana.
Namun, lagi dan lagi warganet tidak merasa setuju dengan pendapat Gitasav, Gita pun tanpa segan membagikan komentar warganet tersebut di snapgramnya tanpa memberi tahu nama akun warganet tersebut.
“Kalo ngerasa digangguin netizen indo udah gak usah main sosmed aja mba. Atau minimal gak usah bikin statement yang bikin rame,” ujar akun yang tidak diketahui nama akunnya.
“Sori lah mba, gue mati aja kalo gitu. Salah mulu nih,” balas Gitasav.
Kontroversi yang dilakukan Gitasav memang tak ada habis-habisnya ia merasa apa yang ia lakukan selalu salah, padahal perempuan memiliki hak dan pilihan menurutnya.(*)
Berita Terkait
-
4 Sumber Kekayaan Gita Savitri, Kembali Dihujat Setelah Mengaku Awet Muda Karena Tak Punya Anak
-
Tuai Pro Kontra, Ini 4 Alasan Pasangan Memilih Childfree
-
Gitasav Kesal Didoakan Warganet Punya Momongan: Kayak Gak Ada Adab!
-
Tanggapi Childfree, Melaney Ricardo Kehadiran Anak sebagai Sumber Kekuatan
-
MUKBANG STREET FOOD BANDUNG, Bareng Bianca Kartika
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar