SuaraSumedang.id - Staf Kementerian Lingkungan Hidup (LHK) dan kehutanan Provinsi Riau Afni Zulkifli meluapkan emosinya kepada warga-warga yang mengancam akan membunuh gajah.
Berawal dari berita yang membuat Afni naik darah, perihal warga yang mengancam akan membunuh gajah karena gajah-gajah liar mengganggu para petani sawit di Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Peralawan.
Dalam video Tiktok yang tersebar luas di akun Afni.Z, Afni Zulkifli menegaskan kepada warga -warga tersebut bahwa bukan gajah yang memasuki kawasan warga, tapi warga yang memasuki rumah gajah.
"Ingat ya saya tegaskan dengan jelas di sini ya, bukan gajah yang masuk ke kebun bapak-bapak, bukan gajah masuk desa-desa bapak, tapi desa dan kebun bapak-bapak yang masuk ke rumah gajah, jadi jangan semena-mena terhadap gajah" ujar Afni Zulkifli pada akun tiktoknya.
Afni mengatakan jika menyangkut soal satwa maka ia akan tegas, Afni menegaskan kepada warga jika gajah adalah makhluk sosial yang menyusu seperti manusia dan gajah memiliki jalurnya sendiri selama berpuluh-puluh tahun.
“Ingat ya pak, gajah itu dia cuma makhluk sosial, nyusu sama seperti anak kita pak. Bapak rumah aja nggak mau diganggu orang, tanah bapak setapak ngamuk bapak. Gajah itu semua yang dia lewati itu adalah jalur dia pak, dan dia itu puluhan tahun melewati jalur itu” ujar Afni.
“Tiba-tiba ia melewat 10 tahun lagi, kok sudah ada kebun sawit,kok ada ruko dan ada rumah. Ia tidak mengerti batas administrasif gajah, gajah makhluk yang tidak memiliki akal pak” sambung Afni menjelaskan.
Video Tiktok ini pun berhasil ditonton oleh 4.7 juta penonton dan hampir 28 ribu komentar. Pada komentar warganet banyak memberi apresiasi kepada Afni dan setuju dengan apa yang ditegaskan Afni kepada warga-warga tersebut.
“Keren banget bu, lantang, penjelasannya pun gamblang,” ujar akun Zain Eza.
Hingga kini video tersebutpun viral, tidak hanya di Tiktok, video tersebut viral dan tersebar diberbagai platform media sosial seperti Twitter dan Instagram. Dan banyak mendapat simpatik warganet.(*)
Sumber : Tiktok Afni.Z
Kontributor: Neja Nazula Rahmah
Berita Terkait
-
Respect! Perempuan Ini Marah ke Warga karena Salahkan Gajah Rusak Lahan Sawit
-
Siap-siap Pemko Batam Jual 96 ribu Sembako Murah, Per Paket Rp 50ribu
-
Rekomendasi Wisata Hiburan Taman Gajah Tunggal di Pusat Kota Tangerang, Ada Taman Bermain Anak
-
Mirip Raja Ampat! Wisata Alam Puncak Kompe Kampar Perlu Perhatian dari Pemerintah
-
Menparekraf Bantu Pengusaha Kriya Dumai Go Internasional, Sandiaga Uno: Kita Bikin Konten Bentuk Bahasa Inggris
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Timnas Indonesia Dipastikan Absen di Asian Games 2026, Ini Jawaban Erick Thohir
-
Cristiano Ronaldo Buang Muka Ditanya-tanya Soal Lionel Messi
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa
-
Kronologi Kasus Dugaan Bagi-Bagi Uang BEM FH UBK Setelah Bertemu Wapres Gibran
-
Pertama dalam 16 Tahun, Timnas Indonesia Gagal Tampil di Asian Games, Kok Bisa?
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Gaji di Bawah Rp8 Juta Kini Tergolong Miskin Baru, Warga UMK Harus Bersaing untuk Rumah Subsidi
-
Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?
-
2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya