SuaraSumedang.id – WhatsApp merupakan suatu aplikasi pesan instan yang banyak digunakan oleh para pengguna gadget baik itu Android maupun iOS.
Bisa dikatakan jika hampir setiap HP terdapat aplikasi WhatsApp, hal ini tidak terlepas dari jumlah unduh di play store yang lebih dari 5 miliar pengguna.
Namun seiring dengan kepopulerannya yang mendunia, membuat para pihak ketiga melirik untuk memodifikasinya atau sering disebut Mod Apk.
Salah satu Mod Apk dalam versi modifikasi yang banyak dicari saat ini ialah GB WhatsApp versi 17.20.
Tentu ada berbagai macam jenis Mod Apk WA, Sebut saja OG WhatsApp, YOWhatsApp, GB WhatsApp dan lain sebagainya.
Kenapa GB WhatsApp menjadi salah satu dari sekian banyak Mod Apk yang dicari?
Semua itu tidak terlepas dari pihak ketiga yang memberikan fitur unggul yang diklaim tidak ada dalam versi WA original.
Fitur GB WhatsApp 17.20
1. Setiap pengguna bisa membuat status video dengan durasi lebih panjang, jika dalam versi original hanya 30 detik saat menggunakan versi Mod Apk ini diklaim bisa sampai 5 menit
Baca Juga: Masih Trauma, Istri Tolak Mediasi dengan Rizal Djibran dalam Kasus KDRT
2. Bisa membaca status yang dihapus atau ditarik oleh pengirim
3. Dapat mengatur status online, sedang mengetik, diteruskan, merekam audio dan juga centang biru
4. Bisa download status teman tanpa meminta videonya secara langsung
5. Banyak pilihan font, emoji dan juga tema yang bisa dimanfaatkan
6. Support dual akun dalam satu perangkat
7. Bisa kirim file dengan kapasitas besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bung Ferry: Mauricio Souza Kecewa Berat
-
Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini
-
Lampung Melesat di Peringkat 2 Sumatera! BI Prediksi Ekonomi Terus Ngegas Hingga Akhir 2026
-
Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel
-
Terungkap Kasus Penimbunan Solar Subsidi Ilegal di Klaten, Omzet Pelaku Rp200 Juta per Bulan
-
Main Karet di GBK Bareng Komunitas Bermain: Nostalgia Seru yang Kadang Terbentur Ribetnya Izin
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan