SuaraSumedang.Id - Publik di Korea sekarang makin yakin bahwa aktor Yoo Ah In menggunakan obat terlarang sudah cukup lama.
Selain sudah lama, Yoo Ah In menggunakan obat terlarang termasuk ketika sedang diwawancara wartawan televisi YTN dalam sebuah program.
Hal itu baru diketahui setelah televisi YTN memeriksa wawancaranya dengan Yoo Ah In dalam program News Rider, November 2021 lalu, kemudian diteliti oleh Seung Jae Hyun, seorang peneliti senior di Institut Kriminologi Korea.
Dikutip dari Wikitree, saat diwawancara di program itu, Yoo Ah Ini telah menunjukkan prilaku yang diyakini sebagai gejala kecanduan obat terlarang.
Ia disebutkan melakukan gerakan berlebihan dan berulang. Ia juga beberapa kali terpantau tertawa dan cemberut tiba-tiba, tanpa ada hal yang perlu membuatnya seperti itu.
Melihat itu, pembaca acara News Rider mengatakan, boleh jadi waktu itu semua semua orang berpendapat, dia berperilaku seperti itu karena dia seorang aktor.
"Namun, sekarang kita melihatnya, ada penilaian bahwa ekspresi dan gerak tubuhnya sedikit lebih aneh dari orang biasa," ucapnya.
Seung Jae Hyun, seorang peneliti senior di Institut Kriminologi Korea kemudian mempertegas bahwa Yoo Ah In saat itu memang sedang menggunakan narkoba.
“Menurut perkiraan polisi, jika (Yoo Ah In menggunakan narkoba) selama 2 tahun, saat diwawancara pasti sedang terpengaruh narkoba," ujarnya.
Baca Juga: 4 Pemain yang Bisa Jadi Goal Getter Timnas Indonesia U-20 di Laga Hidup Mati Kontra Uzbekistan
"Saya pikir, dia sudah kecanduan saat itu," tambahnya.
Yoo Ah In seperti diketahui sekarang berurusan dengan hukum karena keterlibatannya dalam penggunakan obat terlarang.
Yang membuat kaget, Yoo Ah In diperkirakan bukan hanya mengonsumsi satu atau dua jenis narkoba tetapi empat, yakni ramin, kokain, mariyuana dan ketamin. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
Terkini
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Gercep Bangun Mobil Transparan Request Prabowo, Pindad: Tunggu Tanggal Mainya
-
Etika Berkomunikasi bagi Pemandu Acara: Pelajaran dari Panggung LCC Kalbar
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
Oppo Reno 16 Series Debut di China 26 Mei 2026, Lanjut Masuk ke Pasar Global
-
Tio Pakusadewo Dilarikan ke Rumah Sakit, Sahabat Beberkan Kondisi Terkini
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
Junas Miradiarsyah Ungkap Rahasia di Balik LIMA UNIFEST 2026: Baru, Inovatif, dan Festive!
-
7 Fakta Proyek Rp5 Triliun Akademi Olahraga Terbesar Dunia di Rancabungur Bogor