SuaraSumedang.id - Sumedang merupakan sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Barat. Daerah yang terletak di timur laut Kota Bandung ini identik dengan kelezatan tahu yang dimilikinya.
Lantas, bagaimana asal mula tahu Sumedang?
Dilansir dari kanal Youtube Asal Usul pada Sabtu (11/3/2023), tahu yang khas dengan bungkus yang terbuat dari anyaman ini mulanya dibawa oleh imigran Tiongkok.
Kata 'tahu' merupakan serapan dari Bahasa Tionghoa yakni tao hu atau teu hu. Tao mempunyai arti kacang kedelai, dan hu berarti lumat atau menjadi bubur.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa tahu merupakan kacang kedelai yang dihancurkan hingga lumat menjadi bubur.
Mulanya pada awal abad 20, terdapat imigran Tiongkok bernama Ong Kino dan istrinya yang datang dan menetap di Daerah Sumedang, Jawa Barat.
Di rumahnya, Ong sering membuat tahu yang merupakan makanan asal daerahnya yaitu Tiongkok.
Tahu yang dibuat Ong untuk mengobati rasa rindu istrinya pada daerah asal mereka.
Selain itu, tahu-tahu tersebut juga sering Ong bagikan pada rekan perantau yang lain.
Baca Juga: Beredar Video Mesra Gisel dan Wijin Berpelukan, Warganet Beri Komentar Pedas
Tahu yang dibagikan Ong tersebut mendapat pujian dari rekan-rekannya dan menyarankan Ong Kino untuk membuka usaha tahu di Sumedang.
Atas saran dari rekan Ong Kino tersebut, ia pun membuka usaha tahu dan ternyata mendapatkan antusias yang tinggi dari masyarakat Indonesia hingga saat ini.
Tempat usaha tahu Sumedang pertama itu dikenal dengan Kedai Tahu Bungkeng. Terletak di Jalan Sebelas April No. 53, Kotakaler, Kec. Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.(*)
Sumber: Youtube ASAL USUL
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS
-
Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Kronologi OTT Kadishub Siak, Polisi Sita Uang Rp15 Juta dan Motor RX King
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Memilih Pembalut yang Lebih Ramah Lingkungan, Ini yang Perlu Diketahui Perempuan
-
Dominasi Jawa Barat, Persib Bandung dan Goal Aksis Cimahi Juara HLS All-Stars 2026
-
Di Balik Sorot Lampu Stadion: Jayden Adams dan Bukti Bahwa Pesepak Bola Juga Manusia Biasa