SuaraSumedang.Id - Terjawab sudah pertanyaan publik bahwa aktor Epy Kusnandar tak akan bermain di sinetron Preman Pensiun 8.
Epy Kusnandar ternyata akan fokus bermain di Amanah Wali dan "pensiun" dari Preman Pensiun.
Soal itu diumumkan oleh akun @amanahwali.mncp beberapa jam lalu.
Akun itu menyebutkan bahwa Epy Kusnandar sudah pensiun dari Preman Pensiun.
"Kini @epy_kusnandar_official sekarang sudah pensiun dari "Preman Pensiun" ada yang tau peran Epy Kusnandar diserial #AmanahWali7 sebagai apa??
Tunggu Amanah Wali 7 SEGERA siap menemani waktu sahur mu hanya di @officialrcti!" tulisnya.
Soal itu "dipertegas" juga oleh sutradara Preman Pensiun Aris Nugraha dalam akun pribadinya, @arisnugraha_anpfilms, beberapa jam setelah @amanahwali.mncp mengumumkan soal Epy Kusnanda.
"Berita dari akun resmi Amanah Wali dan MNC Pictures. Epy Kusnandar sudah pensiun dari Preman Pensiun," tulis @arisnugraha_anpfilms.
Sebelumnya, publik sempat heran sebab dalam poster Preman Pensiun 8, karakter Kang Mus tidak ada. Padahal biasanya Kang Mus selalu hadir di tiap seri Preman Pensiun.
Baca Juga: Fakta Temuan Bombastis Sri Mulyani: 964 PNS Kemenkeu Punya Harta Tak Wajar,16 Dikasuskan
Yang tampak dalam poster adalah Cecep, Murad, Neng Saphira, Roy dan Bang Edy.
Termasuk yang tidak ada dalam poster tersebut adalah karakter Ujang.
Mengomentari postingan sutrada Aris Nugraha menyebut, beberapa fans menyebutkan bahwa hilangnya karakter Kang Mus akan menjadi tantangan bagi sutradara sekaligus penulis untuk membuat cerita yang lebih asyik.
Akun @niky_m.s87 menulis bahwa hilangnya Kang Mus akan menjadi pembuktikan penulisan berkualitas.
"Ini bukti sebuah penulisan berkualitas karena tidak bergantung terhadap Pemeran Utama tapi menjadikan sebuah Alur Cerita dari Penulisan lah yg disukai oleh penikmatnya," tulisnya.
"Semua sudah difikirkan dengan matang oleh sang sutradara tentang bagaimana alur ceritanya, walaupun tokoh pemeran utama yaitu "kang mus" pensiun, tetapi akan ada penggantinya yang menjadi pemeran utama semisal seperti Kang Cecep atau Eneng Safira atau bahkan Kang Gobang yang bisa memimpin seperti halnya "Kang Mus" yang sudah berpengalaman mengetahui situasi diusaha peninggalan Alm.Kang Bahar," tulis @disiniadauzii.
Namun tak urung ada juga yang bertanya mengapa Epy Kusnandar memilih Amanah Wali tidak meneruskan berperan sebagai Kang Mus di Preman Pensiun.
"Mengapa pindah ke Amanah Wali, ada apa dengan Epy Kusnandar?" tulis @restualma.*
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan