SuaraSumedang.id – Ketegangan sempat terjadi antara opang (ojek pangkalan) dan driver online terjadi di pasir impun kota Bandung saat spanduk larangan masuk bagi ojol dirobek.
Kurang lebih terlihat ratusan driver ojek online memadati lokasi sehingga terjadi kericuhan di jalan Pasir Impun kota Bandung.
Pasalnya, hal ini terjadi karena video yang diunggah oleh salah satu warganet beberapa hari lalu. Dalam video tersebut tampak driver taksi online tidak diizankan masuk wilayah pasir impun.
Lebih lanjut, video tersebut memperlihatkan sejumlah opang yang menghadang driver taksi online serta meminta turun dari mobilnya.
Sedangkan pengemudi taksi online tak henti-hentinya meminta izin untuk tetap melanjutkan perjalanannya karena kondisi darurat.
Dikutip Suara Sumedang dari Youtube GridMotor video pada Jumat, (17/3/2023) driver taksi online tersebut sedang membawa penumpang yang hendak mengatangi pemakaman.
Terdengar suara penumpang yang menjelaskan keadaannya, tetapi sejumlah opang tetap mendesak pengemudi untuk turun.
“Bapak saya sedang buru-buru, ada yang meninggal. Bapak ga punya rasa kemanusiaan?,” seorang penumpang yang mencoba menjelaskan ke opang.
Tidak diperlihatkan kelanjutan taksi online apakah tetap tidak diizankan masuk wilayah atau sebaliknya.
Baca Juga: Sophia Latjuba Pamer Tubuh Sexy, Warganet : Makin ke Sini Kece Badai!
Ketegangan yang melibatkan ratusan driver tersebut untungnya tidak memakan korban.(*)
Sumber: Youtube GridMotor
Berita Terkait
-
Akselerasi Kesejahteraan Driver Ojol, Kajol Berikan Pelatihan dan Pendampingan Wirausaha di Sukabumi
-
Bandung Sempat Panas! Debt Collector Tarik Paksa 1 Unit Roda Dua, Massa Ojol Sempat Geruduk Kantor Finance
-
Video Detik-Detik Debt Collector Kabur Beredar, Takut Dihajar Massa Ojol Kota Bandung
-
Video Erika Putri Nge-Prank Ojol Viral di Media Sosial, Pintu Ditutup Biar Nggak Ketahuan Tetangga
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter