SuaraSumedang.id - Bek Persib Bandung, Nick Kuipers mengaku sangat senang timnya mampu mengalahkan 2-1 Dewa United di pekan ke-31 BRI Liga 1 2022-2023, pada Senin (20/3/2023).
Kuipers menilai, tambahan tiga poin sangat penting untuk mengangkat mental pemain Maung Bandung, yang sebelumnya sempat gagal meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir.
Pemilik nomor punggung 2 itu mengatakan, timnya sudah melakukan persiapan ekstra untuk memutus rentetan hasil minor jelang akhir kompetisi.
"Mental kami sudah sangat siap saat tiba di lapangan untuk memulai permainan. Kami mempersiapkan ini dalam latihan, dan terbukti bekerja dengan baik di pertandingan ini," kata Kuipers, dikutip dari laman resmi klub, Selasa (21/3/2023).
Meski cukup kecewa lantaran harus kebobolan oleh tim lawan, Kuipers tetap mengapresiasi seluruh elemen tim, yang sudah bekerja keras untuk mempersembahkan hasil terbaik.
"Kami unggul lebih dulu, dan memegang kendali permainan. Saat lawan menyamakan kedudukan tentu itu situasi yang sulit," katanya.
"Tapi, kami semua bersama-sama, mental tetap terjaga dan tim pelatih pun bekerja dengan sangat baik," tambahnya.
Sementara pelatih Dewa United FC, Jan Olde Riekerink mengakui tidak mudah menghadapi Persib, terlebih harus tampil dengan 10 pemain di sepanjang babak kedua.
Juru taktik asal Belanda itu menilai kartu merah Frendi Saputra di awal babak kedua memengaruhi permainan timnya terhadap Persib.
Baca Juga: Marcel Sabitzer Isyaratkan Cuma Singgah Sebentar di Manchester United, Fans Kecewa?
Padahal, di babak pertama skuad Tangsel Warrior mampu memberikan perlawanan sengit kepada tim asuhan Luis Milla.
"Di babak pertama kami sangat bagus, menang jumlah di lini tengah, bisa lihat kami bisa memanfaatkan peluang, dan bermain secara tim," kata Jan Olde.
"Babak pertama di 10 menit awal lebih baik, setelah 1-0, dan kami bisa menyamakan (kedudukan), itu pantas mendapatkannya. Namun, kartu merah jelas adalah pembedanya," tambahnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
5 Sepatu Long Run Terbaik 2026, Nyaman untuk Latihan hingga Maraton
-
Mengulas Forest of Noise, Kesaksian Puitis dari Tengah Perang Gaza
-
Tayang 2027, Anime Bertema Musik Studio Cabana Buka Audisi Seiyu Utama Pria
-
IIF Genjot Pembiayaan Infrastruktur, Nilai Komitmen Baru Tembus Rp2,5 Triliun pada Semester I 2026
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan