SuaraSumedang.id – Didoakan netizen supaya jadi mualaf, Arie Kriting menolak.
Penolakan Arie Kriting menjadi mualaf sempat disangkut-pautkan dengan Nursyah, sang mertua, yang tidak merestui pernikahannya dengan Indah Permatasari.
Banyak yang mengira bahwa agama Arie Kriting bukan agama Islam.
Namun faktanya, Arie Kriting adalah seorang muslim sejak lahir.
Dilansir dari unggahan akun TikTok @kaka_kiya20 pada (27/3/2-23), Arie Kriting menceritakan awal mula kronologi pernyataannya menolak jadi mualaf kini menjadi perbincangan publik.
“Kita kan manusia tidak ada satu ciri khusus yang menunjukkan kita ini muslim apa bukan, kecuali mungkin tingkah laku kita, perbuatan kita,” terang Arie Kriting.
Lebih lanjut, bapak satu anak itu mengungkap bahwa pernyataannya menolak untuk jadi mualaf sampai meninggal, bermula karena Arie Kriting iseng menuliskan sebuah komentar.
“Nah, waktu itu kejadiannya, adalah salah seorang tokoh agama datang ke Indonesia. Terus saya tweet kalo lagi menyimak ceramah beliau yang menarik. Dari situ banyak yang bilang saya dapet hidayah dan suruh saya jadi mualaf.”
“Saya isengin aja, maksud saya, kan, dari lahir saya sudah diadzani gitu. Saya isengin aja, saya tweet “Sampai meninggal saya tidak akan jadi mualaf,” tutup Arie Kriting.
Baca Juga: Kapasitas Gudang Bulog di Sulawesi Selatan Dipastikan Aman untuk Panen Raya
Atas komentarnya tersebut, Arie Kriting mendapat hujatan dari netizen.(*)
Sumber : TikTok/@kaka_kiya20
Berita Terkait
-
Dapat Kiriman Foto Indah Permatasari dengan Pakaian Terbuka, Nursyah Beri Sindiran ke Arie Kriting
-
Indah Permatasari Sedih Dituding Bikin Konten Sindir Sang Ibunda 'Berhati Busuk'
-
"Sangat Menunjukkan Kriteria Anggota DPR" Arie Kriting Ungkap Arti 'Markus' yang Mungkin Dimaksud Mahfud
-
Wajah Anak Indah Permatasari dan Arie Kriting Terungkap, Warganet Terpukau: Ganteng Banget
-
'Busuk Hati Kau!', Indah Permatasari Lipsync Bunda Corla Bak dari Hati, Sindir Nursyah Sang Ibu?
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
3 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Agustus 2026, Besok Minggu Datang Hoki
-
Review Viva Moisturizer Gel Glowing White, Pelembap Rp30 Ribuan Atasi Kulit Kering dan Kusam
-
James Riady Pastikan Mal Lippo Tak Dipagari
-
Forrest Gump: Kebijaksanaan Emosional di Tengah Turbulensi Sejarah
-
Berapa Daya Listrik Kulkas Mini Portable? Cek Penjelasan dan Rekomendasi Produknya
-
3 Pilihan Sepatu Lari Lokal untuk Tempo Run Terbaik, Kualitas Setara Brand Luar Negeri
-
Tak Ingin Jakarta Hilang Akar, Pramono Jani Perkuat Lembaga Adat Betawi
-
Lampu Mati Berujung Kobaran Api: Bus Mewah Double Decker Gunung Harta Hangus di Tol Madiun
-
Review Novel Hyouka: Misteri Sederhana yang Menyimpan Rahasia 33 Tahun
-
Profil Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Eks Petinggi BUMN yang Terjaring Operasi KPK