SuaraSumedang.id - Kesedihan mendalam dialami Timnas U-20 kemarin, Indonesia pun berlinang air mata karena kabar FIFA yang begitu diluar dugaan, yang membatalkan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.
Berselang beberapa hari, FIFA mengumumkan hal baru. Pengumuman tersebut berkenaan mengenai salah satu Tim, yang terpaksa dicoret FIFA karena sebuah insiden baru-baru ini. Seperti harapan banyak orang, Tim Israel.
Sebuah unggahan diakun TikTok @Panglimo xikumbanx, terdapat potongan Video yang mengabarkan berita tersebut.
"Kami terpaksa juga mencoret Israel untuk saat ini, keputusan ini diambil berdasarkan suara terbanyak dari semua kontestan Piala Dunia." disampaikan Gianni Infantino dalam potongan Video tersebut.
Pasalnya insiden bermula dari pasukan Israel yang menyerang di laga final Palestina, yang menambah mantapnya keputusan FIFA tersebut.
Pertandingan Final yang di selenggarakan di Stadion Faisal Al-Husainy Palestina itu, dimasuki pasukan Israel secara paksa.
Setelah berhasil masuk di laga final itu, pasukan Israel pun menembakan gas air mata, yang akibatnya supporter dan peserta di pertandingan berhamburan.
Insiden yang belum jelas sumber instruksi serangan tersebut, mengakibatkan banyak orang luka-luka karena berdesak-desakan hingga pertandingan final Liga Palestina tersebut pun terpaksa ditunda 1 jam.
Pihak Israel pun hingga saat ini diam dan belum ada konfirmasi terkait alasan dan yang memberikan arahan serangan itu.
Baca Juga: Jadwal Imsak dan Waktu Berbuka Samarinda Ramadhan 2023 Lengkap
Seperti halnya Rusia, yang sama-sama dicoret FIFA karena penyerangan sebelum pertandingan Piala Dunia 2022. Imbasnya Timnas mereka pun tidak dapat berlaga dipertandingan sepakbola terbesar itu.
Akankah dengan kabar baik dicoretnya Israel ini, menjadikan TIMNAS Indonesia masuk ke daftar kontestan Piala Dunia U-20 kembali? bagaimana menurut kalian?(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak