SuaraSumedang.id - Kasus pembunuhan yang dilakukan oleh suami terhadap istri tercintanya baru-baru ini, mendapat judul "Ipar adalah Maut" dari masyarakat sebab kisah rumah tangga mereka, berakhir tragis akibat adanya cinta segitiga antar saudara kandung.
Kasus pembunuhan yang terjadi pada hari Kamis (16/3/2023) oleh Berry Primanael (28), warga Banjar Agung Tulang Bawang Lampung ini tega meracuni istrinya sendiri dengan memberikan racun jenis potas sianida hingga meninggal dunia.
Motif pembunuhan terjadi akibat suami merasa kesal dan sakit hati karena tidak diberikan restu untuk menikahi adik kandung korban yang merupakan adik iparnya sendiri.
Menurut keterangan dari pelaku, ia mengaku telah memiliki hubungan gelap bersama adik kandung korban sampai hamil dengan usia kandungan 1 bulan, sehingga adik iparnya tersebut akhirnya meminta pertanggungjawaban dari Berry untuk segera menikahinya.
Kasus tersebut terungkap berawal dari kakak korban yang menilai adanya kejanggalan pada kematian adiknya.
Pihak keluarga kemudian mencurigai korban meninggal dunia karena dibunuh, saat kakak korban dilarang membuka kain kafan oleh pelaku, dengan alasan bahwa korban sudah dimandikan dan akan segera dikafankan.
Kronologi peristiwa ini bermula dari kisah sang pelaku yakni Berry, sedang menjalin hubungan gelap dengan adik iparnya sendiri yang merupakan seorang pelajar.
Kabarnya, kedua insan yang sedang dimabuk cinta tersebut kerap melakukan hubungan suami istri.
Hingga pada akhirnya sang adik ipar positif hamil dan meminta pertanggungjawaban dari Berry karena telah mengandung anaknya.
Baca Juga: Gerai KFC di Sunter Kebakaran, Warga Teriak Gas Meledak
Akibat kebimbangan ini, Berry mencoba membujuk sang istri untuk memberikan restu untuk menikahi adiknya, namun permintaan ini ditolak oleh istrinya, Siti Hasanah, karena lebih memikirkan nasib keluarga kecilnya terutama nasib kedua anak-anak mereka ke depannya.
Setelah merasa kecewa dan sakit hati atas penolakan dari sang istri, pelaku kemudian berinisiatif untuk menyingkirkan korban dengan cara membunuhnya agar bisa hidup bahagia bersama adik ipar yang tengah mengandung anaknya itu.
Dari hasil penyelidikan, sebelum kejadian pelaku mengaku telah membeli racun tikus sejenis potas sianida seharga Rp 117.000,- melalui situs online.
Kemudian ia mempelajari cara pemakaian racun tersebut melalui chanel YouTube.
Paket berisi racun yang dipesan secara online kemudian tiba di kantor cabang paket di Kampung Gedung Karya Jitu, Rawajitu Selatan, pada Minggu (12/3/2023).
Pelaku lantas meminta sang paman mengambil paket tersebut, alih-alih mengambil sendiri.
Berita Terkait
-
Ingin Menikahi Adik Ipar yang Telah Hamil, Suami di Tulang Bawang Racun Istri hingga Meninggal
-
Viral di TikTok, Kisah Ipar adalah Maut Bakal Dijadikan Film Tuai Pro Kontra
-
Verrel Bramasta Angkat Bicara Soal Ferry Irawan Tuding Venna Melinda Manfaatkan Kasus KDRT Untuk Nyaleg
-
Ferry Irawan Beri Sindiran Menohok, Merasa Dimanfaatkan Venna Melinda Untuk Maju Anggota Dewan?
-
Ibu Ferry Irawan Heran, Anaknya Dipenjara Meski Belum Terbukti Bersalah: Apa Karena Artis?
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan