SUARASUMEDANG – Pemilu Presiden tinggal sebentar lagi, kini mulai banyak kandidat yang bermunculan untuk menjabat RI 1, salah satunya Anies Baswedan, Prabowo dan lain sebagainya.
Memasuki Pemilihan Presiden tensi perpolitikan Tanah Air semakin memanas, bisa dilihat dengan adanya baka calon maka mereka saling merapatkan barisan koalisi, dukungan.
Beberapa tokoh politik seperti Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Prabowo, Sandiaga Uno dan lain-lain semakin bayak mencuat ke publik.
Kini muncul suatu isu seakan Sekjen PDI-P terlihat panas, usai mengetahui Raja Salman dan Wakil Presiden Kuat Maruf memilih mendukung Anies Baswedan.
Rumor tersebut mencuat lantaran unggahan akun YouTube Suasana politik Indonesia dengan judul, DUKUNGAN ANIES MEROKET:bangbang: RAJA SLAMAN & WAKIL PRESIDEN DUKUNG SUKSESKAN ANIES PILPRES 2024"
Kemudian dalam thumbnail juga tertulis kalimat “SEKJJEN PDI-P kepanasan, Raja Salman dan kuat maruf nyatakan dukungan pilpres 2024”.
Lantas Benarkah hal itu?
Setelah melakukan pemutaran video unggahan akun tersebut deng durasi 8 menit nampak ada perbedaan antara judul, thumbnail denga isi.
Isi video terdapat sebuah peryataan Sekjen PDIP, Hasto Kristyanto yang komentari politik Anis Baswedan di Surabaya sepi peminat.
Kemudian sang narrator mengulas kembali artikel yang berjudul “Loyalis Anies Bantah Sekjen PDIP Safari Politik di Surabaya Sepi: Masyarakat Mengelu-elukan Anies Bagai Lautan Manusia", tayang pada 21 Maret 2023 di NewsWorthy.
Kemudian hingga menit akhir tidak ada bukti kongkrit mengenai Wakil Presiden dan Raja Salman memberi dukungan pada Anies Baswedan pada pemilihan Presiden 2024.
Sehingga bisa disimpulkan, video tersebut merupakan Hoax. (*)
Berita Terkait
-
Bertolak Belakang dengan Anies, Heru Budi Tak Mau Pemudik Ajak Kerabat ke Jakarta, Mengapa?
-
Muncul Wacana Anies-Sandi, Romahurmuziy: Sandiaga Tak Pernah Sampaikan ke PPP Soal Keinginan Berduet dengan Anies
-
Singgung Utang Pilkada DKI Belum Lunas, Rommy PPP Pesimis Duet Anies-Sandiaga Bakal Terwujud di 2024
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi
-
Harga Tiket Pesawat Meroket, Penumpang Bandara Sepinggan Turun Drastis
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
5 Moisturizer Mengandung Niacinamide, Mencerahkan Sekaligus Perkuat Skin Barrier
-
Samsung Galaxy A27 Muncul di Situs Resmi, Konfigurasi Memori Terungkap
-
5 Game Baru Bertarung di Medan Perang September 2026, Hindari GTA 6
-
Dana Cair, 77 Dapur MBG di Kepri Beroperasi Bertahap
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang
-
Tak Berizin, Dua Lokasi Pertambangan di Kampar Ditutup
-
Barang Diskon Belum Tentu Murah: Mengapa Kita Mudah Terkecoh Label Promo?