SUARA SUMEDANG - Berikut cek fakta yang akan membahas tentang Pesulap Merah atau Marcel Radhival ditantang oleh suku Dayak.
Hal tersebut diunggah di kanal YouTube SELEB TV yang berjudul 'SUKU DAYAK MURKA!! PESULAP MERAH DITANTANG SAMPAI TITIK DARAH PENGHABISAN'.
Menurut narator sempat dihebohkan jika Pesulap merah menentang pengobatan dari Ida Dayak.
Tak hanya itu Pesulap Merah pun menantang suku Dayak atau Kalimantan untuk membuktikan citra kesaktiannya.
Narator pun menjelaskan jika Pesulap Merah bisa saja datang ke Kalimantan untuk membuktikan semua itu.
Namun, baru-baru ini ada orang asal Kalimantan mengungkapkan jika dirinya siap bertemu dengan Pesulap Merah karena dirinya ada di Jakarta.
Hal tersebut pun direspon oleh Pesulap Merah untuk menemuinya dan sekaligus ia ingin membuktikan soal kesaktian orang Kalimantan.
Cek fakta
Dalam sepanjang video tersebut narator tidak menunjukkan bukti yang valid jika pesulap merah ditantang duel oleh orang Kalimantan atau suku Dayak.
Baca Juga: CEK FAKTA: Tak Bisa Urus KPK Firli Bahuri Jadi Sasaran Kemarahan Warga, Benarkah?
Maka bisa dipastikan, dengan tidak adanya bukti tersebut berita ini tidak benar adanya ataupun hoaks.(*)
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Tak Bisa Urus KPK Firli Bahuri Jadi Sasaran Kemarahan Warga, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Amanda Manopo Kesal Terkait Arya Saloka yang Terus Menyebut Namanya
-
CEK FAKTA: Kabar Baik, David Ozora Sudah Pulih 100 Persen hingga Bisa Pulang, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Terungkap, Alasan Gugat Cerai David Herbowo, Shandy Aulia Kerap Makan Hati
-
Cara Sus Rini Ajarkan Rayyanza Baca di Usia 1 Tahun Tuai Pujian, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Dibuat Terkesima
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Badai Pasti Berlalu! 5 Shio Ini Akhiri Masa Sulit dan Banjir Rezeki pada 26 Juni 2026
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km