SUARA SUMEDANG - Umat Islam di Indonesia baru saja merayakan hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1444 H setelah satu bulan penuh melakukan puasa Ramadhan.
Setelahnya, umat Islam dapat melakukan ibadah puasa sunah Syawal. Yakni puasa yang dimulai sejak tanggal 2 Syawal hingga hari selanjutnya dengan total enam hari.
Selesai, puasa Syawal, tibalah pada perayaan hari Lebaran Ketupat. Bagi sebagian orang, ketupat dan lebaran adalah sebuah kesatuan antara perayaan dan sajian khas di dalamnya.
Namun, bagi umat Islam di suku Jawa, ternyata terdapat sebuah perayaan Lebaran Ketupat di suasana hari hara Idul Fitri.
Lalu, bagaimana sebenarnya sejarah Lebaran Ketupat? Simak penjelasannya di bawah ini.
Sejarah lebaran ketupat
Menurut budayawan, Zastrouw Al-Ngatawi menjelaskan, tradisi kupatan sudah muncul sejak era Wali Songo.
Dia menambahkan, tradisi tersebut ada seiring eksisnya tradisi slametan yang memang sudah ada di masyarakat.
Lebih lanjut, tradisi lebaran ketupat akhirnya dijadikan sebagai sarana untuk mengajarkan ajaran Islam tentang rasa syukur, bersedekah, dan silaturahmi saat lebaran.
Baca Juga: CEK FAKTA: Diperintah Mahfud MD Kejagung Sita Semua Aset Arteria Dahlan, Benarkah?
Dalam bahasa Jawa, ketupat atau kupat diambil dari kata ngaku lepat atau mengakui kesalahan.
Dengan begitu, ketupat dimaknai sebagai simbol permintaaf maaf atas segala salah yang pernah dibuat seseorang.
Seperti diketahui, ketupat dibungkus dengan janur kuning. Artinya, sebagai penolak bala menurut pemahaman orang jawa.
Sementara, bentuknya yang segi empat melambangkan cerminan prinsip “kiblat papat lima pancer” yang berarti ke mana pun manusia menuju, pasti selalu kembali kepada Allah SWT.
Tidak hanya itu, pembuatan ketupat yang cukup rumit mengartikan soal ragam kesalahan manusia, sedangkan warna putih di dalamnya bermakna kesucian setelah memohon ampunan.
Selain itu, ketupat biasanya disajikan lengkap dengan opor atau olahan ayam berkuah santan. Pemilihan lauk ini rupanya juga menyimpan filosofi.
Usut punya usut, santen dalam Bahasa Jawa kerap diartikan sebagai pangapunten atau permintaan maaf.(*)
Berita Terkait
-
Mengenal Lebaran Ketupat, Perayaan Seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri dan Maknanya
-
Apa Itu Lebaran Ketupat? Tradisi Seminggu Setelah Idul Fitr
-
Buya Yahya Beberkan Keutamaan Puasa 6 Hari di Bulan Syawal, Lebih Bagus Tanggalnya Beriringan
-
Puasa Syawal Dulu atau Bayar Utang Puasa Ramadan? Begini Kata Buya Yahya
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Gedung Bapenda DKI Membara, Api Diduga Berasal dari Lantai 11 yang Tengah Direnovasi
-
Sepeda MTB Pacific Tranzline Berapa Harganya? Ini Seri, Spesifikasi dan Kelebihannya
-
Life After Whale: Perpaduan Ilustrasi Spektakuler dan Sains yang Memikat
-
Hutama Karya Raih 3 Gold Bintang 4, Program Sosial hingga Lingkungan Jadi Sorotan
-
Sering 'Pecah Kongsi', Haruskah Jabatan Wakil Kepala Daerah Dihapus? Ini Kata Pakar UGM
-
Susah Baca Resep Dokter? Sekarang AI Bisa Menerjemahkannya dalam Hitungkan Detik!
-
5 Cara Mengatasi Bibir Makin Menghitam Akibat Sering Pakai Lipstik
-
Dilema Infrastruktur: Mengapa Akumulasi Kuota Data Bisa Memicu Kenaikan Harga Paket Internet?
-
Daftar Shio yang Paling Beruntung dan Kaya Mendadak Tahun Ini
-
Digosipkan Pecat Maverick Vinales, KTM Bakal Dibenci Pembalap MotoGP?