SUARA SUMEDANG - Jelang lebaran Idul Adha, Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Sumedang akan memantau hewan ternak untuk kurban.
Hal ini disebabkan munculnya beberapa penyakit pada hewan ternak yang biasa dijadikan hewan kurban saat Idul Adha.
Oleh sebab itu, lalu lintas hewan kurban di Kabupaten Sumedang akan diperketat jelang pelaksanaan lebaran Idul Adha.
Kepala Diskanak, Tono Suhartono mengatakan upaya yang dilakukan untuk mencegah penyakit tersebut ialah dengan cara memantau hewan ternak yang masuk ke pasar hewan.
“Kami semua siaga dan terus melakukan pemantauan terhadap hewan ternak terutama yang masuk ke pasar hewan,” kata Tono, dikutip Suara Sumedang dari laman Pemkab Sumedang (8/6/2023).
Adapun penyakit pada hewan ternak yang muncul, yaitu PMK, LSD, dan PPR.
Tono mengatakan akan menyediakan dokter hewan di area pasar hewan untuk memastikan kondisi hewan ternak tersebut.
“Untuk memastikan hewan ternak yang masuk ke pasar hewan dalam kondisi sehat, telah disiapkan dokter hewan di area pasar hewan,” ucapnya.
Selain itu, Tono mengingatkan kepada masyarakat agar tidak sembarangan dalam membeli hewan kurban, apalagi berasal dari luar kota.
Baca Juga: Liga 1 Segera Mulai, Penyerang Persib Bandung David da Silva Akui Lelah, Ada Apa?
Ia juga menghimbau untuk memastikan membeli hewan kurban dalam kondisi sehat, bahkan kata Tono, jika ditemukan gejala, bisa menghubungi petugas.
“Pastikan hewan yang dibeli dalam kondisi sehat dan jangan ragu untuk menghubungi petugas bila ditemukan gejala-gejala yang mencurigakan pada hewan kurban,” jelasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
IHSG Makin Terperosok di Senin Pagi, Kembali Bergerak ke Level 6.000
-
Persib Imbang di Samarinda, Marc Klok Soroti Peluang Emas di Menit Akhir
-
Sidak Pasar Rawasari, Mendag Busan Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Lebaran
-
Praperadilan Ditolak, Piche Kota Tetap Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Lebaran Makin Dekat, Daging Sapi 'Ngadat' di Harga Normal: DPR Desak Pasar Murah Secara Masif
-
'Orang Dalam' Blak-blakan John Herdman Dekati Wonderkid Arsenal untuk Dinaturalisasi
-
Misi PSDC GKI Gejayan: Ketika Notasi Lagu dan Coretan Partitur Lebih Seram dari Soal UTS
-
OJK Ungkap Fakta Daftar Bank Bangkrut
-
Arus Mudik Membludak, Antrean ke Pelabuhan Gilimanuk Capai 40 Km
-
Jelang Lebaran 2026, Mendag Busan Akui Harga Cabai Rawit dan Telur Mulai Pedas