SUARA SUMEDANG - Operasi pemeriksaan pajak kendaraan digelar oleh Samsat Jabar. Pemeriksaan ini menurunkan petugas gabungan dari Dishub, Polri dan TNI.
Operasi yang digelar Samsat Jabar dilakukan di depan terminal Ciakar Sumedang yang dimulai dari tanggal 5 hingga 9 Juni 2023.
Dalam operasi pemeriksaan kendaraan ini, Kepala Samsat, Widianto Nugroho Adi mengatakan bahwa dalam pemeriksaan yang dilakukan pada hari Rabu kemarin, terdapat sebanyak 1.175 kendaraan belum bayar pajak dan yang paling banyak terjaring ialah kendaraan bermotor.
“Hari ini Kendaraan yang terjaring sebanyak 1.175, sementara kemarin sekitar 1.400 kendaraan yang terjaring,” ucap Widi, dikutip Suara Sumedang dari Pemkab Sumedang (8/6/2023).
Widi menuturkan tujuan dari pemeriksaan ini untuk menyadarkan pemilik kendaraan, supaya melengkapi surat-surat kendaraan dan tidak menunggak pajak.
Ia juga mengungkapkan jika per hari ini, banyak orang yang membayar pajak di tempat.
“Hari ini yang bayar langsung di tempat sekira Rp24,6 juta,” ungkapnya.
Diakui Widi, alasan-alasan tidak membayarkan pajak kendaraan ini karena hanya berprofesi sopir perusahaan, lupa atau tak memiliki waktu untuk membayar pajak kendaraannya.
“Jadi target kami dalam pemeriksaan pajak ini adalah semua kendaraan yang menunggak pajak,” ucapnya.
Ia pun berharap kepada masyarakat wajib pajak agar membayar tepat waktu.
“Harapan kami kepada wajib pajak agar membayar pajak kendaraannya tepat waktu,” kata Widi.
Lebih lanjut, Widi mengungkapkan akan ada implemetasi Undang-Undang Pasal 74 tentang Lalu Lintas Tahun 2009 yang berbunyi, ‘Apabila kendaraan tidak dibayar pajaknya selama dua tahun, maka kendaraan tersebut akan dihapus dari registrasi samsat’.
“Kalau sudah dihapus, artinya kendaraan itu tanpa identitas atau bodong. Jadi apapun kesulitannya silahkan datang ke Samsat untuk memperpanjang pajak kendaraannya,” jelas Widi. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung