SUARA SUMEDANG - kabar duka kembali menyelimuti kampus ITB, khususnya Program Studi Teknin Mesin dan Dirgantara (FTMD).
Muhammad Rasyid Alghifary mahasiswa meninggal dunia ketika melakukan uji coba pesawat tanpa awak.
Pada saat itu rasyid bersama temannya yang tergabung dalam UKM Aksantara ITB sedang melakukan menguji pesawat tanpa awak di Lanud Sulaiman, Kabupaten Bandung.
Rasyid diketahui sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti kontes robot terbang (KRT) tanpa awak. Pesawat sudah dirakit dan siap untuk dilombakan.
Namun cuaca di Lanud sedang hujan dan tanahnya basah. Tanah yang basah juga menyebabkan pasak dari alat pelontar pesawat tanpa pesawat tercabut dan mengenai kepala Rasyid.
Tanah yang basah merupakan penyebab utama kecelakaan itu terjadi. Sebab pesawat tanpa awak dipastikan dalam kondisi yang baik dan siap terbang.
Dikutip sumedang.suara.com dari akun Instagram @sultantv.co pada Jumat, (09/06/2023), korban yang terkena alat pelontar tersebut ada dua orang, namun Rasyid yang terkena di bagian fatal.
Diketahui Rasyid adalah mahasiswa Fakultas Teknik Mesin dan dirgantara angkatan 2021 di ITB, dimana dia adalah junior almarhum Eril. (*)
Sumber: Instagram @sultantv.co
Baca Juga: David Ozora hanya Bisa Jalan 6 Menit, Jonathan Latumahina Ungkap Hal Menyedihkan
Berita Terkait
-
Cara Kerja Pesawat Tanpa Awak yang Sebabkan Mahasiswa ITB Meninggal
-
4 Fakta Mahasiswa ITB Meninggal Saat Uji Coba Pesawat Tanpa Awak, Begini Kronologinya
-
CEK FAKTA: Pesawat yang Bawa Ferdy Sambo Terbakar, Rute Menuju Nusakambangan Alami Kecelakaan, Benarkah?
-
Almarhum Eril Diwisuda sebagai Sarjana ITB secara Absentia, Postingan Ridwan Kamil Menyayat Hati, Warganet : Al Fatihah
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Terlalu Kocak, Benedictus Siregar Bikin Fatih Unru Sulit Fokus Syuting Gudang Merica