- Kapal Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya menuju Makassar terbakar di perairan Sumenep pada Minggu pagi.
- Sembilan kapal gabungan dikerahkan ke lokasi kejadian guna melakukan evakuasi terhadap seluruh penumpang dan awak kapal.
- Tim gabungan termasuk Kantor Pos SAR Sumenep dan kepolisian diterjunkan untuk menyelamatkan total 250 orang di kapal.
Suara.com - Sejumlah kapal sudah dikerahkan untuk mendukung proses evakuasi penumpang dan awak Kapal Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya-Makassar.
Kapal Mutiara Sentosa tersebut terbakar di sekitar wilayah perairan Sumenep, Jawa Timur, pada Minggu (2/8/2026) pagi.
"Berdasarkan hasil koordinasi dengan petugas gabungan yang saat ini telah bergerak menuju tempat kejadian perkara, lokasi kejadian berada di titik koordinat 06°30’64” LS dan 114°00’19” BT atau sekitar perairan Kabupaten Sumenep, atau sekitar 19 mil laut di utara Pulau Sapudi," kata Kepala Seksi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti.
"Ada sembilan kapal yang diterjunkan ke sana untuk melakukan evakuasi," katanya.
Menurut dia, kapal yang dikerahkan untuk mengevakuasi penumpang dan awak KMP Mutiara Sentosa 2 antara lain KN SAR 249 Permadi, kapal Kantor SAR Surabaya, kapal Pos SAR Sumenep, kapal Syahbandar Surabaya, kapal VTS Surabaya, kapal SROP Kalianget, kapal KSOP Kalianget, Kapal Meratur Project 3, dan TB Hasnur 26.
Kantor Pos SAR Sumenep juga mengerahkan personel menuju ke lokasi kapal terbakar untuk membantu upaya penyelamatan penumpang.
"Personel Polsek yang berada di sekitar lokasi kejadian juga kami kerahkan untuk membantu dan bergabung dengan tim," kata Widiarti.
KMP Mutiara Sentosa 2 yang terbakar dalam perjalanan dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju ke Makassar dilaporkan membawa 250 orang.
Satuan Polisi Air dan Udara Polres Sumenep sebelumnya menangani beberapa insiden kecelakaan dan kebakaran kapal di wilayah perairan Sumenep, termasuk kebakaran KM Sabuk Nusantara 91 di Pelabuhan Masalembu, kebakaran perahu pengangkut BBM dan sembako KM Khatijah 01 di Pelabuhan Gayam, serta kebakaran perahu barang KLM Usaha Bersama di perairan Kalianget. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kekerasan Seksual Siswi di Bali, Sekolah Harus Pasang CCTV hingga Larang Guru Berduaan dengan Murid
-
Anime Mii-chan and Yamada-san Picu Perdebatan, Tim Produksi Beri Tanggapan
-
Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2, Kapal-kapal Dikerahkan Evakuasi Penumpang
-
Hoaks Pendaftaran Kartu Debit SeaBank Berhadiah di Facebook
-
LPS Ungkap Ketimpangan Tabungan, Rekening Kecil Menyusut Saat Dana Orang Kaya Melonjak
-
Bobol Gawang Juara Liga Europa, Arkhan Kaka Belajar dari Tyrone Mings dan Bintang Aston Villa
-
Kapal Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep Bawa 250 Penumpang
-
Promo Referral BRImo Lewat Aplikasi Tring Berhadiah Cashback Langsung!
-
KAI Divre III Palembang Salurkan TJSL Rp890 Juta, Perkuat Pembangunan Sosial di Sumsel
-
Ulasan Novel Rumah Kaca, Menyingkap Sisi Gelap Pengawasan Kekuasaan Kolonial