SUARA SUMEDANG - Jelang Iduladha banyak penyakit yang menyerang hewan ternak. Bukan hanya, masyarakat yang merasa khawatir, peternak pun turut khawatir dengan adanya penyakit pada hewan ternak tersebut.
Diketahui, saat ini muncul sejumlah penyakit pada hewan ternak, diantaranya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Peste des Petits Ruminants (PPR) dan Lumpy Skin Disease (LSD).
Dihimbau oleh Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Sumedang, peternak sapi dan kerbau agar tidak resah dengan merebaknya penyakit LSD.
Penyakit yang menyerang sapi dan kerbau ini ditandai dengan munculnya benjolan pada kulit, terutama di bagian leher, punggung dan perut.
Selain benjolan, hewan ternak sapi dan kerbau yang terinfeksi LSD dapat mengalami demam, kehilangan nafsu makan, lesu dan mengalami penurunan produksi susu.
Kepala UPTD Rumah Potong Hewan (RPH) Diskanak Sumedang, drh Lia Indrawati memaparkan saat ini terdata 150 kasus LSD pada sapi.
Dari jumlah tersebut, 144 ekor sudah sembuh, satu mati, dua disembelih dan menyisakan tiga ekor yang sakit.
“Ada 150 kasus positip LSD yang terjadi pada sapi. Tetapi dari 150 ini yang tersisa sakit hanya tiga ekor,” kata Lia.
Lia juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak perlu khawatir adanya penyakit LSD atau yang dikenal dikalangan peternak ialah penyakit lato-lato.
Baca Juga: Kabar Malam Ini, Arya Saloka Tak Bisa Menahan Emosi hingga Bentak Putri Anne, Cek Faktanya!
Menurut Lia, penyakit yang menyerang pada sapi ini tidak menyebar ke manusia.
“Ini penyakit tidak menyebar ke manusia. Penyakit LSD ini hanya menular dari sapi ke sapi atau dari sapi ke kerbau, ditularkan melalui vektornya adalah serangga seperti lalat,” ucap Lia.
Lebih lanjut, Lia mengatakan apabila peternak bisa menjaga kebersihan kandang dari lalat dan caplak maka pengendalian penularannya akan lebih mudah diatasi.
“Maka dari itu, dihimbau untuk peternak agar menjaga kebersihan kandang serta rutin menyemprot disinfektan,” ucapnya. (*)
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Mengejutkan! Nikita Mirzani Bongkar Alasan Sebenarnya Antonio Dedola Mualaf Hanya demi Hal Ini
-
CEK FAKTA: Dewi Persik Kembali Sindir Keras Lesti Kejora Usai Konsernya di Singapura Trending 1 Twitter, Benarkah?
-
Upaya Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Pemkab Sumedang Jalin Kerjasama dengan Perhutani
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
Ratu Rizky Nabila Pernah Nikah Cuma 2 Hari, Pesulap Merah Sebut Hanya Gimmick
-
Donald Trump Bisa 'Dimakzulkan' Gegara Jeffrey Epstein?
-
4 Honda Freed Bekas 100 Jutaan Buat Daily dan Mudik Lebaran
-
Bank Indonesia Tidak Umumkan Lagi Aliran Modal Asing, Ini Alasannya
-
Lisa BLACKPINK Bintangi Film Netflix Baru, Terinsipirasi dari Notting Hill
-
Fun Walk Meriahkan Milad 4 Windu Nurul Fikri, Satukan 700 Peserta dalam Semangat Kebersamaan
-
Mengenal Tiga Sumber Dana BPJS Kesehatan, Ada Dua Sumber Selain Iuran
-
DIY Jadi Pilot Project Nasional, Lumbung Mataraman Terintegrasi Topang Program Makan Bergizi Gratis
-
Cara Mengaktifkan BPJS Kesehatan Mandiri dan Perusahaan yang Tidak Aktif
-
Ketika Kapas Kotor Menjadi Bukti Kejujuran Produk Pembersih Wajah di Mata Gen Z