SUARA SUMEDANG - Pakar hukum Sondang Tarida Tampubolon meminta Rezky Aditya segera menikahi Wenny Ariani.
Permintaan ini disampaikan Sondang menyusul keluarnya Keputusan Mahkamah Agung, terkait masalah yang terjadi antara Rezky Aditya dengan mantan pacarnya Wenny Ariani.
Hal tersebut diunggah di kanal YouTube Tabir Selebriti yang berjudul 'PAKAR HUKUM, Minta Suami Citra Kirana, Rezky Aditya Segera Nikahi Wenny Ariani, Ternyata Untuk Ini!'.
Dalam putusannya, Mahkamah Agung menetapkan Rezky Aditya sebagai ayah biologis dari Kekey anak mantan kekasihnya.
Menurut Sondang Tarida Tampubolon dengan ditetapkannya Rezky Aditya sebagai ayah biologis Kekey, maka suami Citra Kirana itu harus menikahi Wenny Ariani yang tidak lain adalah ibu dari Kekey.
Menurutnya, pernikahan itu sangat penting demi status hukum Kekey yang merupakan anak biologis Rezky Aditya dan Wenny Ariani.
Melalui kuasa hukum Wenny Ariani Ferry Aswan telah mengajukan uang 7,5 miliar rupiah ke Rezky Aditya untuk biaya hidup putrinya Kekey.
Menurutnya, uang yang banyak itu akan digunakan Wenny Ariani untuk keperluan putrinya mulai dari biaya hidup kesehatan dan pendidikan.
Sejak kekey lahir ke dunia hingga dia berusia 21 tahun.
Baca Juga: Jelang Sandang Status Lajang, Inge Anugrah Persiapkan Hal Ini
Sedangkan untuk nafkah Ferry mengaku belum bisa menyebutkannya karena belum melihat keputusannya, tapi kita telah memasukkan angka 7,5 miliar rupiah dengan hitungan sejak anak lahir hingga berusia 21 tahun.
Nafkah ini dimintakan kepada Rezky Aditya dalam kasus gugatan perbuatan melawan hukum dimana gugatan ini dilakukan karena Weni dan Rezky tidak terikat hubungan pernikahan.
Ferry mengaku belum tahu secara pasti apakah angka 7,5 miliar rupiah itu dipenuhi dan dicantumkan dalam amar putusan atau tidak.
Karena Ferry menyebut dirinya belum membaca amar putusan tersebut secara utuh.
Dengan dinyatakannya Rezky Aditya sebagai ayah biologis Kekey, ia sangat yakin akan ada konsekuensi dari keputusan itu.(*)
Tag
Berita Terkait
-
Kemesraan Lesti Kejora dan Rizky Billar selama Pulang ke Cianjur Bikin Baper Netizen, Bak Pengantin Baru
-
Evan Sanders Panik Saat Keceplosan Bahas Rumah Tangga Arya Saloka dan Putri Anne: Semoga Dia Ga Nonton Yah
-
Perjuangan Supaya Kekey Diakui Rezky Aditya Berbuah Hasil, Wenny Ariani Beri Pesan Begini
-
Wenny Ariani Minta Rezky Aditya Temui Kekey dan Mengakui Sebagai Darah Dagingnya, Pengacara: Kita Berharap...
-
Lionel Messi dan Semua Pemain Argentina Mendadak Jatuh Cinta dan Tergila-gila dengan Indonesia, Cek Faktanya!
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?