SUARA SUMEDANG - Di akhir masa jabatan Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir beserta Wakilnya Erwan Setiawan.
Pemkab Sumedang menargetkan kondisi jalan kabupaten dalam kondisi mantap 90,20 persen.
Berdasarkan klaimnya dalam empat tahun terakhir, penanganan infrastruktur jalan milik kabupaten setiap tahunnya mengalami peningkatan.
Hal tersebut dikonfirmasi oleh Sekertaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Sonny Nugraha yang mengatakan jumlah ruas jalan dengan status milik kabupaten terdapat sekira 186 ruas jalan.
Dari 186 ruas jalan itu, panjang jalan kabupaten sekira 774,368 km.
Sonny menjelaskan kondisi existing jalan kabupaten pada tahun 2018, kondisi jalan baik sepanjang 311,586 km, atau sekira 40,03 persen.
Jalan rusak ringan 192,22 km (24,82 persen), rusak sedang 110,42 km (14,25 persen), dan rusak berat 160,38 km (20,70 persen).
Sementara pada tahun 2023 ini, kondisi jalan baik menjadi 491.7 km (63%), Rusak Ringan 206.75 (26,8%), Rusak Sedang 59.78 (7,72%) dan Rusak Berat 16,11 km (2,08%).
Menurut Sonny pada tahun 2019, infrastruktur jalan yang ditangani terdapat sebanyak 73 ruas jalan dengan total hasil sekira 45,68 km.
Dari target sekira 66,80 persen terealisasi sekira 70,75 persen. Sedangkan pada tahun 2020, jumlah ruas jalan yang telah ditangani sebanyak 142 ruas jalan, dengan total hasil sepanjang 48,08 km.
Dari target jalan kondisi mantap 70,80 persen, ternyata realisasinya lebih dari target, yakni 76,96 persen.
Sonny juga merincikan peningkatan perbaikan infrastruktur jalan yang ditangani.
“Untuk rinciannya di tahun 2020, kondisi baik 422,232 Km (54,53 persen), rusak ringan 173,762 Km (22,44 persen), rusak sedang 29,326 Km (3,79 persen), dan rusak berat 149,05 Km (19,25 persen),” kata Sonny.
Ia juga menjelaskan pada tahun 2021, pihaknya menangani 116 ruas jalan dengan panjang jalan 48,40 km. Ia mengatakan pengerjaannya melebihi target. Dari target 74,80 persen terealisasi 83,21 persen.
“Alhamdulilah, lagi-lagi realisasinya melebihin target,” ucap Sonny.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Krisis Energi: Harga BBM Naik Ekstrem di Negara-negara Asia, Indonesia Waspada?
-
Jadwal Operasional Kantor Pos dan Ekspedisi Pasca Lebaran 2026
-
Bacaan Niat Puasa Syawal 6 Hari dan Tata Caranya
-
Dilarang Berlama-lama: Cara Mengambil Manfaat dari 'Wangsit Kamar Mandi'
-
Jangkauan Rudal Iran Tembus 4000 Km, AS dan Sekutnya Gemetar, Panas Dingin, Panik
-
Dengan BritAma dan Simpedes, BRI Bantu Keluarga PMI Kelola Kiriman Dana
-
Geger Penemuan Kerangka Manusia di Lahan Milik Warga Siak
-
Almira Yudhoyono Lolos UI Jalur Scouting, Biaya Kuliahnya Bikin Kaget
-
Boleh Berhenti di Bahu Jalan Tol saat Arus Balik 2026, Tapi Cuma untuk Situasi Berikut
-
BRI Sediakan Kemudahan dalam Menerima dan Mengelola Kiriman Dana untuk Keluarga PMI