SUARA SUMEDANG – Marselino Ferdinan wonderkid milik Timnas Indonesia memiliki skill di atas rata-rata, yang kini main bersama KMSK Deinze.
Uniknya dalam klub tersebut ada juga wonderkid milik Singapura yakni Ilhan Fandi, sontak kini banyak pecinta bola ikut mencari tahu perbedaan keduanya.
Marselino Ferdinan dan Ilhan Fandi merupakan pemain Timnas masing-masing yakni Indoensia dan Singapura yang kini satu klub bersama dengan KMSK Deinze klub kasta kedua Liga Belgia.
Diketahui Ilhan Fandi lebih dahulu menerima kontrak tepatnya pada 1 Januari 2023, sementara Marselino Ferdinan pada 31 Januari 2023.
Meskipun demikian, kedua pemain ini memiliki klausul kontrak yang berbeda, bahkan terpaut jauh.
Mantan pemain Persebaya Surabaya ini memiliki klausul dua kali lipat dari Fandi sampai dengan 2 Juli 2023.
Dikutip dari laman transfermarkt, wonderkid Indonesia ini memiliki kaluasul harga 200 ribu Euro, jika dirupiahkan menyentuh angka Rp5 miliar.
Sedangkan wonderkid milik Singapura hanya 150 ribu Euro, setara dengan Rp2,5 milliar separuh dari Marselino Ferdinan.
Sementara melihat statistik penampilan di klub mantan pemain Persebaya Surabaya ini juga jauh lebih unggul.
Baca Juga: Pengemudi Ojol Lintas Jabodetabek Deklarasi Harga Mati untuk Anies Baswedan di Pilpres 2024
Marselino telah dipercaya memperkuat klub KMSK Deinze berlaga dengan total 4 kali pertandingan dan telah menyumbangkan satu gol.
Sementara Ilhan Fandi hingga sampai saat ini masih belum memiliki menit bermain. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung