SUARA SUMEDANG - Perselingkuhan Rendy Kjaernett dengan Syahnaz Sadiqah kerap diperbincangkan berbagai pihak. Kali ini Farhat Abbas akui siap polisikan Rendy Kjaernett dengan Syahnaz Sadiqah.
Nasib Rendy Kjaernett dan Syahnaz Sadiqah baru-baru ini ramai diperbincangkan imbas dari perselingkuhannya yang diungkap oleh Lady Nayoan beberapa hari lalu.
Sebelumnya, netizen beramai-ramai tuntut Rendy Kjaernett dan Syahnaz Sadiqah untuk diboikot dan tidak tampil lagi di pertelevisian Indonesia.
Dikuip sumedang.suara.com dari kanal YouTube Cumicumi pada Selasa, (4/7/2023) Farhat Abbas seolah ingin maju di garda terdepan untuk mengusut kasus perselingkuhan Rendy Kjaernett dengan Syahnaz Sadiqah.
Menurut Farhat Abbas, selebritis yang tidak mampu menjaga hubungan rumah tangganya dengan baik layak diberikan sanksi sosial.
"Ada selebritis yang cukup ternama terjerat kasus perselingkuhan, tidak pandai menjaga hubungan keluarganya. Nah mereka harus mendapat sanksi sosial," kata Farhat Abbas.
Farhat Abbas juga mengkategorikan kasus perselingkuhan ini termasuk kedalam undang-undang tetapi perlu laporan dan aduan dari pihak korban.
"Nah jadi ini kita pidanakan, bisa masuk ke undang-undang perfilman, KUHP, maupun ITE. Bisa juga dipidanakan atas dasar laporan atau pengaduan. Jadi perlu laporan dari pihak korban laki-laki maupun perempuan," jelas Farhat Abbas.
Dalam pernyataannya, Farhat Abbas juga secara jelas menyebutkan bahwa dirinya akan terus mengawal kasus ini dan menuntut pelaku seberat-beratnya.
Baca Juga: Gelar Bazar Sembako, Taman Endog Sumedang Diserbu Masyarakat
"Kita akan kawal terus dan kita akan tuntut pihak pelaku seberat-beratnya," ungkap Farhat Abbas dalam pernyataannya soal kasus perselingkuhan Rendy Kjaernett dan Syahnaz Sadiqah.(*)
Berita Terkait
-
Pakar Tarot Ungkap Hal Mengejutkan Usai Rendy Kjaernett Buka Suara Soal Isu Perselingkuhan dengan Syahnaz
-
Ade Govinda Ungkap Keadaan Jeje Usai Rendy Kjaernett Akui Main Serong dengan Syahnaz Sadiqah
-
Dewi Persik Minta Ampun usai Dilaporkan ke Polisi, Buntut Kasus Sapi Kurban? Ternyata Begini Faktanya
-
Lady Nayoan Siap Gugat Cerai Rendy Kjaernett, Pengacara Bilang Begini
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta