/
Sabtu, 08 Juli 2023 | 12:30 WIB
Ilustrasi program BPJS Ketenagakerjaan Masuk Desa. (Suara.com)

SUARA SUMEADANG - BPJS Ketenagakerjaan wilayah Provinsi Jawa Barat menggandeng Kabupaten Sumedang untuk dijadikan percontohan program Kerja Keras Bebas Cemas (KKBC) Masuk Desa.

Peluncuran KKBC ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Sumedang, Erwan Setiawan.

Erwan mengatakan jika program nasional BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkab Sumedang, merupakan pilot projek pertama di Jawa Barat.

Lebih lanjut Erwan memaparkan program ini diharapkan dapat diterima oleh masyarakat Sumedang yang mayoritas bekerja di sektor informal.

Erwan juga berjanji jika di akhir masa jabatannya, seluruh warga Sumedang sudah terjamin oleh BPJS Ketenagakerjaan.

“Saya targetkan di akhir masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati semua warga Sumedang sudah terjamin oleh BPJS Ketenagakerjaan,” ucap Erwan, dikutip Suara Sumedang (8/7/2023).

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat, Romie Erfianto menuturkan bahwa BPJS Ketenagakerjaan bisa memberikan perlindungan bagi pekerja di Provinsi Jawa Barat dengan jumlah penduduk mencapai 39 juta yang tinggal di desa.

“Program Kerja Keras Bebas Cemas (KKBC) Masuk Desa ini merupakan program nasional, sebagaimana memastikan perlindungan seluruh pekerja terutama di sektor informal,” ucapnya.

Romie menjelaskan program ini memberikan layanan kesehatan di seluruh rumah sakit sesuai domisili peserta, jaminan hari tua, dan beasiswa anak.

Baca Juga: Lagi-Lagi Ditahan Imbang, Bobotoh Sebut Lini Pertahanan Persib Bandung Cosplay Maguaire

“Kita jaga jaminan sosial ketenagakerjaan ini menjadi bantalan sosial apabila terjadi resiko terburuk kecelakaan kerja kematian dan tua ini sudah ada perlindungan,” jelasnya.

Adapun sumber pendanaannya dikatakan bisa berasal dari APBD, APBN atau dari sukarela petani serta masyarakat yang sudah menjadi peserta.

"Karena ini adalah program pemerintah, ya memang secara konstitusi negara hadir untuk memberikan sistem jaminan sosial," ungkapnya. (*)

Load More