SUARA SUMEDANG - Persoalan tiket pertandingan Persib Bandung masih menjadi kemelut antara Manajemen Persib dengan suporternya, yakni Bobotoh.
Pada pertandingan perdana Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GLBA), Bobotoh sempat melakukan aksi protes.
Protes Bobotoh itu disampaikan di Stadion saat Persib Bandung bertemu dengan Madura United.
Sejumlah Bobotoh menyampaikan keresahannya melalui banner atau bendera panjang dan juga lakukan aksi keluar stadion di menit ke-75.
Aksi tersebut dilakukan untuk solidaritas bagi Bobotoh lain yang sulit mendapatkan tiket untuk menonton pertandingan.
Dalam gelaran pekan ketiga Liga 1, tim Pangeran Biru kembali akan melakoni laga kandang. Duel antara Persib Bandung vs Dewa United ini, kemungkinan tidak akan didatangi oleh suporter.
Berdasarkan cuitan dari komunitas suporter Persib, Viking Persib Club yang menyatakan untuk menepi sejenak.
“Melihat dinamika yang terjadi saat ini, serta respon dari PT PBB yang seakan menutup diri terkait permasalahan yang dialami banyak Bobotoh, kami memutuskan menepi sejenak,” keterangan cuitan dari Viking Persib Club, dikutip Suara Sumedang (13/7/2023).
Lebih lanjut, Viking Persib Club menambahkan tiga penyataan dalam keterangannya terkait tidak akan datang ke stadion.
Baca Juga: Selalu Tampil Apik Bersama Sabah FC, Saddil Ramdani Ingat Nasihat Kurniawan Dwi Yulianto
“Pertama, tidak menghadiri langsung pertandingan antara Persib vs Dewa United. Kedua, memilih untuk mendukung Persib di rumah atau membuat titik-titin nobar. Ketiga, Membuka ruang komunikasi baik itu dari distrik maupun komunitas lain untuk melakukan diskusi bersama,” bunyi dari keterangan Viking Persib Club.
Menurut Ketua Umum Viking Persib Club, Tobias Ginanjar sikap menepi sejenak untuk datang ke stadion ini dihasilkan dari aspirasi distrik-distrik Viking Persib Club, serta diskusi lintas komunitas bobotoh yang memiliki pemikiran yang sama. (*)
Berita Terkait
-
Persija Jakarta Rilis Daftar Pemain Pernah Menggunakan Nomor Punggung 10, Marck Klok Akui Kecewa Namanya Tak Ada
-
Sudah Obral Tiket, Bobotoh Malah Sepakat Boikot Laga Persib Bandung vs Dewa United, Ini Penyebabnya
-
Siap-Siap Lakoni Duel antara Persib Bandung vs Dewa United, Anak Dewa Minta Henhen dan Ricky Kambuaya Main
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?
-
Imigrasi Sumut Gandeng Pemkab Langkat, Layanan Keimigrasian Segera Lebih Dekat ke Warga
-
Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
-
Dosen Unair Ikut Demo Bersama Aliansi Rakyat Surabaya Menggugat, Tuntut Prabowo-Gibran Mundur
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
-
Struktur Bodi Kia Sonet Dinilai Tak Stabil, Kantongi Satu Bintang Dalam Uji Keselamatan
-
Hubungi Keluarga Korban via Telepon, Hotman Paris: Jangan Takut, Laporkan Jika Ada Korban Lain
-
Duka Masyarakat Adat di DPR: Tanah Warisan Leluhur Hilang, Anak Buta Huruf karena HGU
-
Pengamat Sentil Pemerintah: Perbesar Telinga untuk Dengar Suara Rakyat!