/
Kamis, 13 Juli 2023 | 20:18 WIB
Suasana saat laga final Sea Games 2023 sempat ricuh saat extra time.

SUARA SUMEDANG – Publik tentu masih ingat saat momen final SEA Games Kamboja cabor sepakbola yang terjadi insiden baku hantam, kini AFC (Assosiation Football) mengeluarkan sanksi untuk Indonesia dan Thailand.

Sanksi yang diberikan AFC ditujukan pada beberapa pemain serta staf timnas yang terlibat, baik Thailand dan Indonesia.

Dari kesaksian pelatih Indonesia, Indra Sjafri menuturkan jika keributan terpicu dengan adanya pemain Thailand yang lakukan seleberasi berlebihan ke banch tim Indonesia.

Sontak kejadian semakin panas dengan gol Irfan Jauhari saat cetak gol pada menit ke-91, bahkan staf yang ingin lerai turut terseret.

Imbas dari keributan tersebut AFC kini memberikan sanksi skorsing serta denda pada pihak-pihak yang terlibat.

Dari Indonesia ada pemain Titan Agung dan Komang Teguh, kemudian ada staf Tegar D serta Sahari G yang mendapat larangan ikut bertanding selama 6 laga ditambah dengan denda 1.000 USD setara kurang lebih Rp15 juta.

Kemudian ada Tafany Muslihuddin dan staf Ahmad N mendapatkan skorsing enam laga.

Dari Thailand ada Soponwit Rakyart, ditambah tiga staf Prasobchok C, Pattarawut W, Mayeid M dikenai sanksi larangan tanding 6 laga dan denda denda 1.000 USD setara kurang lebih Rp15 juta.

Lantas ada empat staf timnas Thailand, Chayapipat S, Purachet T, Thirapak P, Bamrung B terima skorsing 6 laga.

Baca Juga: Tak Banyak Tahu, Tina Toon Menikah Juni Lalu dan Baru Bagikan Momen Kebahagiaannya Sekarang Karena Ini

Federasi Sepakbola Thailand juga kena sanksi denda sebesar 10.000 USD jika dirupiahkan setara dengan Rp150 juta.

Sontak hal ini membuat netizen komentar jika PSSI akan semakin pusing.

"Aduh Makin puyeng Ketua PSSI, saldo kas minus jadinya ini," dikutip dari akun Twitter @faktabola. (*)

Load More