SUARA SUMEDANG – Publik tentu masih ingat saat momen final SEA Games Kamboja cabor sepakbola yang terjadi insiden baku hantam, kini AFC (Assosiation Football) mengeluarkan sanksi untuk Indonesia dan Thailand.
Sanksi yang diberikan AFC ditujukan pada beberapa pemain serta staf timnas yang terlibat, baik Thailand dan Indonesia.
Dari kesaksian pelatih Indonesia, Indra Sjafri menuturkan jika keributan terpicu dengan adanya pemain Thailand yang lakukan seleberasi berlebihan ke banch tim Indonesia.
Sontak kejadian semakin panas dengan gol Irfan Jauhari saat cetak gol pada menit ke-91, bahkan staf yang ingin lerai turut terseret.
Imbas dari keributan tersebut AFC kini memberikan sanksi skorsing serta denda pada pihak-pihak yang terlibat.
Dari Indonesia ada pemain Titan Agung dan Komang Teguh, kemudian ada staf Tegar D serta Sahari G yang mendapat larangan ikut bertanding selama 6 laga ditambah dengan denda 1.000 USD setara kurang lebih Rp15 juta.
Kemudian ada Tafany Muslihuddin dan staf Ahmad N mendapatkan skorsing enam laga.
Dari Thailand ada Soponwit Rakyart, ditambah tiga staf Prasobchok C, Pattarawut W, Mayeid M dikenai sanksi larangan tanding 6 laga dan denda denda 1.000 USD setara kurang lebih Rp15 juta.
Lantas ada empat staf timnas Thailand, Chayapipat S, Purachet T, Thirapak P, Bamrung B terima skorsing 6 laga.
Federasi Sepakbola Thailand juga kena sanksi denda sebesar 10.000 USD jika dirupiahkan setara dengan Rp150 juta.
Sontak hal ini membuat netizen komentar jika PSSI akan semakin pusing.
"Aduh Makin puyeng Ketua PSSI, saldo kas minus jadinya ini," dikutip dari akun Twitter @faktabola. (*)
Berita Terkait
-
Sistem Seleksi Pemain Timnas Indonesia U-17 Ala Bima Sakti: Tiap Minggu akan Ada Promosi dan Degradasi
-
FIFA Soroti Lemparan Roket Pratama Arhan, Puji Penampilan Penggawa Timnas Indonesia Bersama Tokyo Verdy
-
Shin Tae-yong Perlu Rekrut 4 Pemain Senior Ini untuk Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23 2023
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Generasi Muda Dinilai Punya Peran Strategis Dorong Kebijakan Udara Bersih: Bagaimana Caranya?
-
Kisah Klabu: Berawal dari Obrolan Dua Ibu, Kini Hidupkan Literasi di Taman Kota Jagakarsa
-
Pernah Kalah dari Timnas Indonesia, Herve Renard Incar Kemenangan Lawan Jepang di Piala Dunia 2026
-
Ulasan Flat Girls: Menenun Luka, Kelas Sosial, dan Cinta Remaja yang Rapuh
-
Brace Deniz Undav Bawa Jerman Comeback Atas Pantai Gading dan Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Hajar Swedia 5-1, Belanda Melesat Puncaki Klasemen Sementara Grup F Piala Dunia 2026
-
5 Zodiak Ini Diprediksi Bakal 'Mandi Uang' di Hari Minggu 21 Juni 2026
-
Prediksi Spanyol vs Arab Saudi: Head to Head, Susunan Pemain, dan Fakta Menarik
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang