SUARA SUMEDANG - Menghadapi musim kemarau, Sumedang sering mengalami kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Oleh karena itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, memberikan himbauan kepada warga untuk berhati-hati dan waspada terhadap terjadinya karhutla.
Hal tersebut dikonfirmasi oleh Ketua Pelaksana BPBD Sumedang, Atang Sutarno yang mengatakan berdasarkan pengalaman saat datang musim kemarau selalu terjadi kebakaran.
Atang menjelaskan himbauan yang dilakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi karhutla yang sering terjadi di musim kemarau agar masyarakat tetap waspada.
“Kami dari pihak BPBD telah mengirimkan surat ke kecamatan maupun desa terkait antisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan, termasuk memasang spanduk peringatan di semua kecamatan,” kata Atang.
Lebih lanjut, pihaknya akan terus mensosialisasikan kepada masyarakat untuk membuat sekat bakar, terutama yang berada di daerah lereng gunung atau bukit yang berbatasan dengan pemukiman.
Menurutnya, suasana musim kemarau sudah mulai dirasakan dan puncaknya diprediksi pada bulan September dan Oktober. Ia menyebut, untuk pencegahan serta antisipasi dibutuhkan peran aktif dari masyarakat.
“Untuk antisipasi dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan diperlukan peran aktif dari masyarakat, karena kalau mengandalkan BPBD saja jelas tidak akan tertangani,” ucapnya.
Selain itu, pihaknya mengatakan siap berperan aktif untuk terjun ke lapangan apabila terjadi bencana kapan pun serta masyarakat secara terbuka bisa menginformasikan apabila terjadi bencana kepada pihak BPBD.
Baca Juga: Berhadapan dengan Persib Bandung, Leonardo Medina Kibarkan Bendera Kembali pada Jalur Kemenangan
BPBD juga telah memetakan wilayah yang sering rawan akan terjadinya karhutla, yaitu Kecamatan Ujungjaya, Cimanggung, Sumedang Selatan, Sumedang Utara, Sukasari, Cimalaka, Tanjungkerta serta kawasan sekitar Gunung Tampomas. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
Terkini
-
5 Drama Korea Paling Populer Bulan Juni 2026, Ada Agent Kim Reactivated!
-
Lipstik Matte Red-A Apakah Tahan Lama? Cek Harga dan Ulasan Pengguna
-
Ending Gantung, Netflix Siap Produksi Serial Nemesis Season 2
-
Nasib Aliansi Honda Nissan Mitsubishi Terganjal Pengaruh Renault di Tengah Bayangan Kerugian
-
6 Posisi Tempat Tidur Terbaik untuk Datangkan Rezeki Unlimited Menurut Feng Shui
-
Dari Chromebook ke Proyek Strategis: Bisakah Hukum Berlaku Konsisten?
-
Perbedaan Sepatu Jalan dan Sepatu Lari, Jangan Salah Pakai agar Tak Cedera
-
Geger Kelompok Society of Saint Pius X Angkat 4 Uskup Tanpa Persetujuan Paus Leo, Siapa Mereka?
-
5 Sepeda Kalcer Commuter Termurah 2026, Mulai Rp2 Jutaan untuk Ngantor dan Nongkrong
-
Berawal dari Modal Rp2,7 M, Kasus Irma Suryani vs Istri Ketua DPRD Kaltim Berakhir SP3