SUARA SUMEDANG – Tidak semua pemain sepakbola keturunan langsung mau untuk dipanggil memperkuat Timnas Indonesia.
Bahkan nama besar pelatih tak membuat para pemain langsung menerima untuk di naturalisasi, hal ini juga pernah dialami oleh Shin Tae-yong.
Salah satu pemain keturunan yang menolak tersebut ialah Jordy Wehrmann, seolah kena batunya, kini nasibnya tak karuan.
Jordy Wehrmann kini tak memiliki klub sama sekali alias nganggur usai menolak bergabung dengan Timnas Garuda.
Sebagaimana diketahui eks anggota Exco PSSI, Hasani Abdulgani pernah mendekatinya untuk memperbincangkan tawaran proses naturalisasi pada 2022.
Dilansir dari Mamagini.Suara.Com permintaan tersebut langsung datang dari pelatih timnas Indonesia.
Namun hal itu gagal meski telah dilakukan berbagai upaya, kala itu Jordy Wehrmann sempat berlabuh di beberapa klub seperti Feynoord dan klub asal Swiss, FC Luzern.
Tak kunjung menampilkan performa baik, Luzern akhirnya dipinjamkan ke ADO den Haag pada musim 2022/2023.
Sayangnya kontrak Jordy Wehrmann diputus oleh pihak FC Luzern pada musin panas ini, sehingga ia kini tak memiliki klub.
Namun baru-baru ini ia juga sempat melakukan klarifikasi jika tak pernah menolak tawaran untuk di naturalisasi.
Ia tak menanggapi lantaran sedang fokus untuk mencari klub baru, dan saat ini ia mengaku siap untuk membela Merah Putih. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus