TAHU bobrok Bawaslu RI, Komisi II DPR ditantang berhentikan Rahmat Bagja dan komisioner lainnya. Wakil Ketua Komisi II DPR Fraksi PDI-P Junimart Girsang mengkritik sistem perekrutan yang diadopsi oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, menyebutnya kacau.
Hal ini disebabkan oleh penundaan pengumuman calon anggota terpilih Bawaslu kabupaten/kota di seluruh Indonesia, yang berujung pada kekosongan jabatan.
Junimart berpendapat bahwa Bawaslu saat ini telah terpengaruh oleh kepentingan kelompok tertentu.
Dia menyatakan bahwa sistem rekrutmen di Bawaslu tidak berjalan sesuai peraturan dan justru kacau.
Menurutnya, proses ini terlihat jelas dipenuhi oleh motif-motif kelompok tertentu. Pada hari Selasa (15/8/2023).
"Sistem rekrutmen di Bawaslu menurut saya sudah keluar dari koridor yang seharusnya. Semuanya dipengaruhi oleh kepentingan kelompok-kelompok tertentu," kata Junimart.
Menurut Junimart, penundaan dalam mengumumkan hasil tes kesehatan dan wawancara calon anggota Bawaslu kabupaten/kota mengisyaratkan adanya kelainan.
Bahkan, Junimart menerima laporan tertulis dari beberapa peserta yang menyatakan bahwa mereka sebenarnya telah lulus namun dinyatakan tidak lolos.
Kata dia, ada orang yang mestinya tidak lolos, tapi akhirnya dinyatakan lolos. Ini pasti akan berdampak pada kapabilitas dan kualitas penyelenggara pemilu di berbagai tingkatan, mulai dari provinsi, kabupaten, hingga kota.
Baca Juga: Jelang Resepsi Pernikahan, Denny Caknan Kabarkan Bella Bonita Jatuh Sakit, Apa Benar Hamil?
Dan lebih parahnya lagi, terdapat perubahan zona dalam tim seleksi sebelumnya tanpa alasan yang jelas.
Untuk itu, Junimart menegaskan bahwa proses seleksi harus dilaksanakan dengan jujur, bebas dari campur tangan politik, dan harus tunduk pada peraturan yang berlaku.
"Ada peringkat yang mestinya tidak lulus tapi lolos. Ini tentunya berdampak kepada pengetahuan dan kualitas penyelenggara pemilu di daerah, baik itu provinsi, kabupaten, maupun kota. Belum lagi, sebelumnya posisi timsel (tim seleksi) bisa berubah zona tanpa alasan," katanya.
Sementara itu, satu di antara calon anggota Bawaslu kabupaten yang dinyatakan tidak lolos, mengaku senang.
Dia mengatakan, senang dinyatakan tidak lolos karena akan terbebas dari kepentingan dalam penyelenggaraan pemilu.
Semua yang dikatakan oleh anggota DPR Komisi II kata dia benar adanya. Tingga sejauh mana DPR RI berani memberhentikan Rahmat Bagja bersama komisioner lainnya.
"Kita tantang aja Komisi II. Mereka sudah tahu bobroknya komisioner bawaslu sekarang. Gimana berani gak memberhentikan Rahmat Bagja dan komisioner lainnya," kata sumber yang ingin namanya dilindungi. (*)
Berita Terkait
-
Alasan Ridwan Solichin Politisi PKS Asal Sumedang Siap Kontrol Perubahan dari Senayan
-
Arzeti Bilbina Bagikan Rekaman Mulan Jameela Sedang Tidur di Mobil
-
Definisi Sultan Sebenarnya! Segini Jumlah Kekayaan Mulan Jameela hingga Tak Punya Hutang
-
Jadi Pembicara Diskusi Pemilu 2024, Mulan Jameela Disebut Netizen Teteh Cantik
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Diduga Ilegal, Satgas PKH Segel Tambang Nikel Milik Bos Malut United
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
5 Rekomendasi Gamis Jodha Akbar Beragam Motif: Bunga sampai Batik
-
Membunuh Literasi, Membunuh Demokrasi: Saat Akses Bacaan Dicekik Negara
-
Tonton Pesta Gol dari Tribun VIP, Bojan Hodak Bongkar Kunci Ketajaman Lini Depan Persib
-
Tren Parfum Makin Naik, Wangi Kini Bisa Dimulai dari Merawat Pakaian
-
Persiapan Mudik Lebaran 2026 Yamaha Siapkan Bengkel Jaga Kawal Pemudik
-
Kapan Zakat Mal Wajib Dibayarkan? Ini Ketentuannya
-
Jelang Bela Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On Catat Rekor Menit Bermain
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah