SUARA SUMEDANG – Persebaya Surabaya akan dihantui dengan sanksi lantaran belum menemukan pengganti Aji Santoso.
Sebagaimana diketahui Uston Nawawi yang kini ditunjuk sebagai pelatih sementara belum memiliki lisensi resmi.
Meski sebagai pelatih sementara Uston Nawawi mampu memberikan trend positif, selama 5 laga beruntun Persebaya tidak menelan kekalahan.
Sayangnya, Uston Nawawi tidak bisa terus menerus menahkodai tim berjuluk Bajul Ijo lantaran terkendala dari sertifikat kepelatihan.
Sebagaimana diketahui regulasi untuk jadi pelatih klub Liga 1 harus memiliki lisensi AFC Pro.
Bahkan Persebaya Surabaya juga dihantui sanksi lantaran tertuang sebuah peraturan yang mengatakan selambat-lambatnya klub untuk menunjuk pelatih hanya 1 bulan.
Lantas bagaimanakah sanksi yang kemungkinan bisa menerpa Persebaya?
Dilansir dari akun Instagram @gozipbola, tim berjuluk Bajul Ijo harus merogoh kocek cukup banyak lantaran dendanya bisa mencapai ratusan juta.
"Nah, 1 match dendanya 100 juta. Kalau misal coach Uston mimpin September-Oktober, total ada 6 match. Berarti jika coach Uston akan dipermanenkan, otomatis denda yang dibayar nantinya sekitar 600 juta," tulis akun Instagram @gozipbola.
Apabila Uston Nawawi masih menahkodai Persebaya hingga Oktober, maka denda yang harus disiapkan Rp600 juta. (*)
Berita Terkait
-
Ini Alasan Ahmad Nufiandani Eks Persebaya Tak Seleberasi Usai Cetak Gol Penyama untuk Dewa United ke Gawang Persikabo 1973
-
Kapten Persebaya Murka, Ada Oknum Bonek Rasisme ke Yohanes Kandaimu: Pendukung Macam opo . . .
-
Jungkalkan Tim Kuat Borneo FC, Persebaya Kini Pede Kejar Target Juara Liga 1 2023/2024
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Permudah Transaksi Mahasiswa Indonesia di Hong Kong, BNI Perluas Ekosistem Keuangan Digital
-
Digerebek di Denpasar, Pria Ini Simpan Ekstasi dan 5 Senpi Rakitan di Ruang Tamu
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Vietnam: Mitchell Baker Juru Gedor, Thom Haye Kunci
-
Bukan Pagar Malnya yang Salah, Diamnya Manajemen Dinilai Bikin Geram
-
Bobby Nasution: Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra
-
Lapas Jadi Markas Penipuan Online, Polda Jatim Bongkar Sindikat Emas Palsu
-
Pembangunan RS Regional di Gowa Dekatkan Layanan Kesehatan di Wilayah Pegunungan
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
-
Bahlil Buka Suara Soal Ekspor Mineral Tertahan, Kandungan Logam Tanah Jarang Jadi Sorotan
-
Erick Thohir Ketok Palu: Pemilihan Ketum PSSI Resmi Mundur ke Juli 2027, Ini Alasannya