SUARA SUMEDANG-Kini pelarian Dito Mahendra telah usai. Polisi menangkap pengusaha ini setelah hampir 4 bulan buron.
Diisukan Dito Mahendra saat menuduh Nikita Mirzani melakukan pencemaran nama baik.
Di sisi lain, Dito juga nampaknya tengah dicari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dituduhkan menahan mantan panitera Mahkamah Agung (MA) Nurhadi.
Dalam perjalanannya, KPK menggeledah rumah Dito dan menemukan 15 pucuk senjata api (Senpi). Kasus senjata api ini kemudian ditangani Polri. Dito Mahendra juga menjadi tersangka kasus kepemilikan senjata ilegal.
Awalnya, KPK menggeledah rumah Dito Mahendra terkait kasus TPPU Nurhadi pada 17 Maret 2023. Penyidik menemukan total 15 pucuk senjata di rumah Dito. “Saat proses penggeledahan, benar tim menemukan 15 pucuk senjata api jenis berbeda.
Ali mengatakan, 15 pucuk senjata tersebut bermacam-macam jenisnya. Lima di antaranya adalah model Glock.
Polri kemudian turun tangan menyelidiki senjata tersebut. Kepala Badan Reserse Kriminal Polri saat itu, Komisaris Jenderal Agus Andrianto, mengatakan jenis senjata tertentu tidak diperbolehkan. Namun, Agus tidak merinci berapa jumlah senjata yang memiliki izin dan berapa yang tidak
Hampir empat bulan berlalu, Dito Mahendra ditangkap. Hal itu diungkapkan Direktorat Reserse Kriminal Polri Brigjen Djuhandhanu Rahardjo Puro. Rahardjo mengatakan Dito Mahendra ditangkap di luar Jakarta."Mohon doanya ya, hari ini saya kembali ke Jakarta,' kata Brigjen Djuhandhani.
Dito ditangkap di sebuah vila di kawasan Canggu Bali. Dia sedang berlibur. "Kemarin tepatnya sekitar jam 14.30 WIB, DM berhasil diamankan oleh anggota lapangan diamankan di sebuah vila di daerah Canggu, Badung, Bali,” kata Djuhandhani.
Baca Juga: Ketua Muhammadiyah Haedar Nashir Beberkan Hal Ini Soal Bupati Sumedang
Djuhandhani mengatakan Dito ditangkap sendirian saat berlibur di Bali. Menurut dia, vila yang ditempati bukan milik Dito.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Kronologi Lengkap 16 Mahasiswa FH UI Lakukan Pelecehan Seksual ke 27 Korban
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Apa itu Helicopter Parenting? Dikaitkan dengan 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual
-
6 Rekomendasi Sabun Mandi Aroma Buah yang Segar Dipakai Pagi-Pagi
-
Fakta-fakta Buyback ASLC, Harga Sahamnya Masih Tertahan di Level Rp70
-
BEI Cabut Suspensi Saham MSIN dan ASPR, Cek Jadwal Perdagangannya!
-
Jatim Hattrick OTT KPK, Wagub Emil Soroti Moralitas Personal: Dalamnya Hati Siapa yang Tahu?
-
Tak Gentar Polemik Paspoortgate, Striker Subur Ini Tetap Impikan Bela Timnas Indonesia
-
6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
-
LANY Gelar Konser 2 Hari di Jakarta, Ini Harga Tiketnya