Ferdy Sambo menjadi tersangka utama pada kasus pembunuhan Brigadir Yoshua 2 bulan silam.
Bapak dari 4 orang anak ini merupakan seorang jenderal besar yakni sering disebut dengan sebutan polisinya para polisi.
Meskipun demikian banyak yang menyayangkan atas sikap dari Ferdy Sambo yang terlalu diluar nalar yaitu melakukan pembunuhan berencana.
Aksi ini banyak mendapatkan kecaman dari berbagai pihak mengenai hak asasi manusia.
Ferdy Sambo awalnya mengorbankan anak buahnya yaitu Bharada Richard Eliezer atau biasa dikenal dengan sebutan Bharada E.
Bharada E merupakan seorang ajudan dari Ir. Ferdy Sambo, dirinya terlibat dalam aksi baku tembak antara dirinya dengan Brigadir J.
Usut punya usut ternyata bukan Bharada E yang menjadi tokoh utama dalam kasus pembunuhan ini.
Ternyata orang dibalik layar merupakan orang yang memiliki pangkat seorang jenderal besar di negeri ini.
Malang tidak dapat diraih, kini nasib Bharada E sedang diujung tanduk.
Antara memilih untuk tetap memihak Ir. Ferdy Sambo atau memilih untuk mengungkapkan kebenarannya.
Akhirnya berkat usaha tim kepolisian menginterogasi Bharada Eliezer, Bharada Eliezer berani untuk mengungkapkan pelaku yang sebenarnya.
Tidak hanya Ir. Ferdy Sambo yang akan ditangkap oleh pihak kepolisian.
Akan tetapi isteri sah dari Ir. Ferdy Sambo juga ikut menjadi seorang tahanan, karena diduga menjadi sebuah pemucu munculnya kasus pembunuhan sadis ini.
Puteri Chandrawati menjadi bagian dari dalang utama dibalik kematian Brigadir Yoshua.
Selain itu pula, ditemukan bukti lain yang kembali menyeret 2 nama yakni Kuat Makruf dan Bharada Rizki Rizal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya
-
Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik