/
Rabu, 21 September 2022 | 15:03 WIB
Parah! Dengan Alasan Cek Menstruasi, Dua Sekolah di Bogor Lakukan Pemeriksaan Celana Dalam Siswinya (freepik.com)

Komisioner Perlindungan Anak Daerah (KPAD Kabupaten Bogor, Asep Saepudin mengatakan pihaknya menerima laporan dugaan pelecehan seksual pada Senin (20/09/2022).

“Menyusul dugaan kasus di sebuah sekolah di Dramaga, baru-baru ini saya menerima pengaduan kasus serupa di sebuah sekolah di Kecamatan Tamansari,” kata Asep kepada Suara.com, Selasa (20/09/2022).

Dia mengatakan dugaan pelecehan seksual dengan memeriksa area privasi siswi dilakukan oleh sekolah untuk memastikan siswi itu tidak berbohong.

"Jadi pihak sekolah menduga, ada indikasi siswi berbohong saat disuruh sholat, alasannya karena sedang haid. Tapi padahal kan tidak usah begitu caranya, tidak etis," paparnya.

Asep menyatakan bahwa instansi pendidikan tidak boleh melakukan perlakukan seperti itu. Menurutnya, ini merupakan aturan yang berlebihan.

"Ini urusan privasi, jangankan orang lain, orang tuanya saja tidak boleh lihat, kecuali ada hal urgent," ungkapnya.

Parahnya lagi, salah satu sekolah di Tamansari memerintahkan OSIS untuk memeriksa celana dalam mereka.

“Kalau yang di MTS di Tamansari tersebut, yang memeriksa malah pengurus OSIS yang disuruh oleh gurunya katanya. Saat dikonfirmasi oleh orang tua siswi, pengakuan dari pihak sekolah, malah jawab itukan sudah menjadi aturan di sekolah tersebut," ungkapnya.

KPAD mengaku akan segera melakukan langkah klasifikasi terhadap sekolah dan murid yang merasa dilecehkan.

Baca Juga: Tes Psikologi: Gambar Mana yang Anda Pilih? Menjawab Bagaimana Kecerdasanmu

“Kami akan konfirmasi dengan pihak sekolah, juga dengan orang tua, agar keterangan berimbang,” katanya.

Load More