Kecelakaan ini terjadi di Tol Pejagan-Pemalang kilometer 253.
Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono menjelaskan adanya asap pembakaran sisa panen yang jaraknya tidak jauh dari tempat terjadinya kecelakaan.
Jarak asap pembakaran ini antaea 50 hingga100 meter dari jalan tol.
Berdasarkan keterangan korban kecelakaan maut ini, pengendara sudah mengurangi kecepatan dikarenakan jarak pandang hanya sekitar satu meter.
Lalu saat sudah memasuki asap tebal, pengendara melihat banyak kendaraan yang berhenti dan menyebabkan kecelakaan beruntun.
Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Hedi Rahardian, mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu hasil dari tim pencari fakta terkait dengan kecelakaan ini.
Investigasi masih dilakukan untuk menetapkan langkah yang akan diberikan kepada operator Jalan Tol Pejagan-Pemalang yaitu PT Pejagan Pemalang Tol Road.
Jika terbukti ada kelalaian atau tidak memenuhi perjanjian, maka sanksi akan dijatuhkan.
Ada beberapa tingkatan sanksi yang mungkin saja diberikan kepada operator jalan tol.
Baca Juga: Akibat Pinjol, Dua Pemuda di Kenjeran Nekat Lakukan Curanmor hingga Ceburkan Diri ke Sungai
Sanksi ini bisa berupa teguran, penurunan tarif tol, hingga pencabutan izin pengusahaan jalan tol.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol bersama KNKT telah membahas mengenai pengetatan standar operasional prosedur di jalan tol, terutama dalam penanganan kondisi darurat.
Sementara itu, Kementerian PUPR meminta PT Pejagan Pemalang Tol Road bersama PT Jasa Raharja untuk mempercepat penyelesaian penggantian kerugian yang dialami pengguna jalan tol sesuai dengan undang-undang.
Kementerian PUPR juga akan meningkatkan pengawasan dan meminta operator bekerja sama dengan pemerintah daerah juga masyarakat di koridor tol untuk mengurangi resiko gangguan yang bersumber dari berbagai kegiatan sosial ekonomi yang dapat membahayakan pengguna jalan tol.
Kementerian PUPR meminta untuk pemasangan CCTV di titik rawan memastikan apa yang tidak tertangkap patrol bisa ditangkap CCTV.
Kecelakaan beruntun yang disebabkan asap tebal ini melibatkan kurang lebih delapan kendaraan.
Peristiwa ini menewaskan satu orang dan belasan orang luka-luka.
Korban meninggal dunia adalah Putra Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung Amir Yanto.
Berita Terkait
-
Kecelakaan Mobil di Tol Brebes Sebabkan satu Orang Tewas, Polda Jawa Tengah masih Dalami Pemicu Kebakaran Ilalang
-
Kecelakaan Maut di Tol Brebes, Polisi Selidiki Kebakaran Ilalang Sengaja Dibakar atau Terbakar
-
INA Investasi Dua Ruas Tol, Menteri BUMN Erick Thohir: Bukti Infrastruktur Dibangun Tanpa Utang
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
-
Prabowo Bukan Negarawan, Tapi Wisatawan!
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Terkini
-
Polresta Solo Jamin Keamanan Kirab Pusaka Keraton dan Mangkunegaran Berjalan Aman dan Kondusif
-
Eks Bupati Pati Sudewo Didakwa Peras Perangkat Desa Rp2,4 M! Libatkan 3 Kades Demi Kumpulkan Upeti
-
Cara Nonton Piala Dunia 2026 di HP dengan Mudah dan Fleksibel
-
Bacaan Niat Puasa 1 Muharram 1448 Hijriah, Jangan Terlewat Bacalah Malam Ini
-
Pengamat Soroti Dominasi 'Geng Solo' di Kabinet Prabowo, Singgung Risiko Vacuum of Power
-
Soal Peluang Kerja WNI di Jerman hingga Perdamaian, Ini Obrolan Prabowo dan Presiden Steinmeier
-
Naga Sembilan Rebut Piala IHR Paku Alam 2026, Pesta Karnaval dan Inul Daratista Hibur Pengunjung
-
Ilmuwan Temukan Cara Baru Daur Ulang Plastik Tanpa Pelarut, Bisakah Jadi Jawaban Krisis Sampah?
-
Tumbang di Laga Perdana, Moises Caicedo Ingin Timnas Ekuador Segera Bangkit
-
Pelatih Iran Jelang Lawan Selandia Baru: Kami Main untuk Rakyat, Bukan Politik!