Pelatih Timnas Indonesia asal Korea Selatan, Shin Tae-Yong turut memberikan pendapatnya soal permintaan desakan mundur yang ditujukan kepada Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan atas tragedi yang terjadi di Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.
Menurut mantan pelatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu mengatakan, sepak bola merupakan kerja sama sebuah tim. Ia menuturkan bahwa jika dalam sebuah tim memiliki kesalahan maka seluruh tim pun memiliki kesalahan yang sama.
"Karena saya pikir jika terdapat kesalahan dari rekan kerja yang bekerja bersama sebagai 1 tim, maka saya pun juga memiliki kesalahan yang sama," kata STY dalam postingan Instagram yang diunggahnya pada Rabu (12/10/2022) kemarin.
Lebih lanjut, STY menilai bahwa kesuksesan yang diraih dalam sepak bola merupakan hasil dari buah kerja sama dari seluruh tim yang bagus.
"Sepak bola tidak bisa sukses jika hanya performa 11 pemain inti saja yang bagus, buka juga hanya staf pelatih saja yang bagus, kita bisa mencapai kesuksesan ketika semuanya menjadi satu tim mulai dari pemain inti, pemain cadangan, staf pelatih, official, semua karyawan federasi termasuk Ketua Umum," ujarnya.
Terkiat soal desakan mundur yang ditujukan kepada Ketum PSSI, dirinya mengatakan akan ikut mundur jika Ketum PSSI mundur.
"Menurut saya, jika Ketua Umum PSSI harus bertanggung jawab atas semua yang terjadi dan mengundurkan diri, maka saya pun harus mengundurkan diri," katanya.
STY berpikir bahwa hal tersebut sebagaimana filosofi sepak bola yang ia anut selama ini bahwa kesalahan dan kesuksesan sebuah tim merupakan bentuk kerja sama sebuah tim.
Atas tragedi Kanjuruhan, Malang, ia juga mengucapkan bela sungkawa teruntuk para korban dan keluarga yang ditinggalkan.
Baca Juga: Result Pertandingan dan Klasemen Liga Champions Pekan Keempat
"Pertama-tama saya ingin mengucapkan turut berduka cita atas tragedi Kanjuruhan, Malang. Saya juga seorang suami dari istri dan seorang bapak dari 2 anak. Saya ingin memberikan dukungan penuh kepada para korban dan keluarga korban," tuturnya.
STY kemudian berujar bahwa ia akan membangkitkan harapan bagi warga Indonesia terkhusus keluarga korban dengan memberikan prestasi untuk sepak bola yang menjadi kecintaan warga Indonesia.
"Saya ingin memberikan harapan kepada semua orang Indonesia yang tersakiti karena tragedi kali ini walaupun dukungan saya tidak dapat menjadi kekuatan yang besar bagi keluarga korban. Cara saya untuk memberi harapan adalah memberikan hasil baik dengan berprestasi di sepak bola yang masyarakat sukai," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Perbedaan May Day dan Mayday, Mana yang Artinya Hari Buruh?
-
Emiten TOBA Catatkan Pendapatan Naik 20,6% di Kuartal I-2026
-
Perjuangan 16 Tahun Ibu Penjual Jalangkote ke Tanah Suci
-
Dahaga Menahun Berakhir, 295 Rumah di Semanan Kini Nikmati Air Bersih dari Waduk Aseni
-
10 Jam Menari di Tepian Musi, Ribuan Penari Satapa Satukan Tradisi dan Zaman
-
Terbongkarnya Aksi Pembakaran Gudang Rokok di Malang, Pelakunya Ternyata Orang Dalam
-
Sinyal Revolusi PSIS: Isu Kembalinya King Hari Nur dan Septian David Mencuat
-
Belanja Gentle Woman di Mall Kelapa Gading Lebih Hemat! Ada Cashback dari BRI
-
Rudy Mas'ud Minta Maaf, Anggota DPRD Kaltim Ungkit Kebijakan Pro Rakyat
-
Operasional Kereta Api Jarak Jauh Mulai Normal, Tapi Masih Terlambat