Salah satunya dengan menormalisasi Sungai Kalimas Surabaya agar bebas dari endapan sedimen.
Wakil Walikota Surabaya, Armuji atau Cak Ji menyatakan normalisasi Sungai Kalimas akibat pendangkalan merupakan upaya mencegah banjir.
“pendangkalan Sungai Kalimas bisa mengurangi daya tampung air. Ini dikhawatirkan bisa menimbulkan banjir atau genangan”, ucap Wawali Armuji.
Armuji sendiri meninjau langsung Sungai Kalimas untuk memastikan kondisinya. Beliau memantau dari berbagai sudut Sungai Kalimas seperti dari Jembatan Ujung Galuh, Selasa (11/10/2022).
Wawali juga menyebutkan bahwa Pihak Pemkot Surabaya sudah pernah melakukan pengerukan Sungai Kalimas di sekitar wilayah Genteng pada Februari 2022.
Namun kali ini di Oktober 2022 sepertinya sudah terjadi pendangkalan lagi di Sungai Kalimas.
Cak Ji bersama Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Surabaya perlu melakukan normalisasi secara rutin di aliran Sungai Kalimas.
Pendangkalan bisa terjadi karena beberapa faktor seperti sumbatan oleh sampah rumah tangga.
Oleh karena itu pelu pengerukan secara rutin, “air dari saluran akhirnya ke Sungai Kalimas, kondisi sungainya harus baik dan sedimennya terjaga, tolong selalu cek dan lakukan pengerukan secara berkala”.
Baca Juga: Rapor Merah Anies Baswedan Selama 5 Tahun Pimpin Jakarta Versi Gembong PDIP
Pemkot Surabaya sangat serius untuk menanggulangi potensi genangan atau banjir dilakukan secara menyeluruh. Penanganan dilakukan dari hulu ke hilir sehingga menekan sekecil mungkin potensi banjir.
Di sisi lain, Cak Ji berharap sistem drainase yang mutakhir untuk membantu mengalirkan limpahan air hujan yang tinggi. Kemudian imbangi juga dengan perawatan berkala oleh kesadaran masyarakat seperti menjaga kebersihan.
Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Surabaya terus berupaya mengatasi banjir dengan normalisasi dan pembersihan saluran-saluran air primer.
Satu lagi, upaya Pemkot Surabaya dalam mencegah banjir yakni dengan memaksimalkan rumah Pompa di Alun-alun Contong, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya.
Pembangunan rumah pompa merupakan kebutuhan untuk Kota Surabaya agar terbebas banjir. Namun perlu didukung juga dengan saluran yang bersih dan lancar agar hasilnya semakin maksimal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
WO Ikut Disalahkan, Ini Kisaran Biaya Sewa Wedding Organizer Pernikahan Teuku Rassya
-
Godzilla Minus Zero Rilis Teaser Perdana, Berlatar 2 Tahun Usai Kehancuran
-
Hancurkan Liverpool, PSG Bidik Rekor Langka di Liga Champions
-
Mencekam! Duel Nyali di Tanjungkarang: Anis Lawan Begal yang Umbar Tembakan di Tengah Hari
-
Dihajar Vietnam, Pelatih Malaysia Beri Peringatan Keras Jelang Lawan Timnas Indonesia U-17
-
Iran Beberkan Update Negosiasi Damai ke Turki, Soroti Dosa Besar AS-Israel
-
Pesona Danau Toba dan Samosir Jadi Pembuka Etape Perdana MAXI Tour Boemi Nusantara 2026
-
Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Macron
-
Punya Utang Pinjol di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Apa Dampaknya ke Perbankan?
-
Membaca Dalil-Dalil Agama Gus Dur: Menyusuri Jembatan Keilmuan Islam di Indonesia