/
Selasa, 18 Oktober 2022 | 14:41 WIB
Presiden Joko Widodo (kanan) berjabat tangan dengan Presiden Induk Asosiasi Sepakbola Dunia (FIFA) Gianni Infantino saat bertemu di Istana Negara, Jakarta, Selasa (18/10/2022). (ANTARA FOTO/Hafidz Muba)

Presiden FIFA Gianni Infantino akhirnya bertemu dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (18/10/2022).

Gianni Infantino sendiri tiba di Indonesia pukul 11.58 WIB.

Sebelum bertemu dengan Prediden Jokowi, Gianni Infantino telah disambut Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali dan Menteri BUMN Erick Thohir di tangga Istana Mederka.

Hingga kemudian petinggi federasi sepak bola dunia itu bertemu Presiden Jokowi  di Ruang Jepara, Gedung Istana Merdeka, Jakarta.

Sebagaimana diinfromasikan sebelumnya bahwa kedatangan Infantino ke Indonesia merupakan tindak lanjut atas surtanya kepada Presiden Jokowi beberapa waktu lalu.

Melalui Menteri BUMN bahwa Presiden FIFA telah mengirimkan surat kepada pemerintah Indonesia berkenaan dengan rencana transformasi sepak bola Indonesia setelah terjadinya tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Dalam surat tersebut FIFA menyatakan kesiapannya untuk menjalin kerja sama dengan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), dan pemerintah Indonesia serta PSSI dalam agenda kerja sama mentransformasi sepak bola di Indonesia.

Terdapat lima poin dalam kerja sama transformasi sepak bola di Indonesia itu, di antaranya:

Pertama, standar keamanan dan keselamatan yang harus ditinjau ulang secara komprehensif dan ditingkatkan.

Baca Juga: Vietnam dan India Berjaya di Asian Youth Chess Championships Bali

Kedua, protokol dan prosedur pengamanan kepolisian yang harus sesuai dengan standar keselamatan internasional dalam menjalankan tugas di lapangan.

Ketiga, sosialisasi yang lebih intensif termasuk pelibatan aktif dari para suporter dalam transformasi sepaka bola di Indonesia.

Keempat, peninjauan jadwal pertandingan yang harus ditinjau khusus dengan tujuan agar menghindari waktu pelaksanaan yang meningkatkan risiko.

Kelima, pendampingan dan benchmarking yang mengharuskan lembaga-lembaga dan kepakaran bidang keselamatan dan keamanan stadion perlu ditinjau untuk menetapkan perbandingan sistematis terhadap praktik-praktik terbaik secara global.

Sementara itu, menurut laporan dari Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) melaprokan bahwa hingga saat ini tercatat ada 132 korban jiwa, 96 korban luka berat, dan 484 lainnya luka ringan akibat kerusuhan yang terjadi usai laga Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur atau yang sekarang lebih dikena dengan Tragedi Kanjuruhan Malang.

Load More