/
Minggu, 16 Oktober 2022 | 07:21 WIB
Jokowi kumpulkan Polri, Jokowi Kapolri Listyo, Jokowi kumpulkan polisi, Jokowi Kapolri Jenderal Listyo (ANTARA FOTO/Sigid]Kurniawan/tom)

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengingatkan para pejabat kepolisian soal gaya hidup. Jokowi meminta para pejatab kepolisian untuk memperhatikan gaya hidup mereka.

Menurutnya, gaya hidup yang ditunjukkan para pejabat polisi tersebut bisa saja menimbulkan kecemburuan sosial di tengah situasi sulit yang sedang dirasakan masyarakat.

Jokowi mengatakan kecemburuan sosial akibat gaya hidup yang mewah dari para pejabat kepolisian sangat berpotensi memunculkan letupan sosial di tengah masyarakat.

Jokowi mengingatkan Polres, Kapolda, Pejabat Utama, Pejabat Tinggi untuk berhenti total dalam memperlihatkan gaya hidup mereka.

"Jangan gagah-gagahan karena merasa punya mobil atau motor gede bagus, hati-hati, saya ingatkan hati-hati," kata Jokowi dalam pengarahan pejabat tinggi Mabes Polri, Kapolres, dan Kapolda se-Indonesia, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (14/10/2022) dikutip Antara dari siaran kanal Youtube resmi Sekretariat Presiden, Sabtu.

Presiden menyampaikan bahwa dari laporan yang didapatnya, gaya hidup menjadi isu keemat dalam daftar keluhan terbanyak dari masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Jokowi mengatakan keluhan masyarakat terhadap Polri sebanyak 29,7 persen adalah persepsi karena pungli. 

"Tolong diredam, sewenang-wenang tolong diredam anggota-anggotanya. Pendekatan yang represif dijauhi," tegas Jokowi.

Sementara keluhan lainnya adalah soal mencari-cari kesalah yang menempati urutan ketiga sebanyak 19,2 persen, dan keempat soal gaya hidup mewah.

Baca Juga: Masih Berlanjut, Polda Metro Kini Tahan Empat Polisi Terlibat Kasus Narkoba Irjen Teddy

Sekali lagi, Jokowi juga menegaskan kepada para pejabat polisi untuk segera meninggalkan kebiasaan gaya hidup mewah, dan menjadikan hal tersebut sebagai masa lalu.

Jokowi menilai gaya hidup mewah yang ditunjukkan para pejabat kepolisian tidak bisa disembunyikan lagi dengan adanya sosial media.

"Mereka tidak bisa lagi menyembunyikan gaya hidup mewah itu dengan keberadaan media sosial yang membuat rakyat leluasa memantau perilaku keseharian para pejabat kepolisian," ujarnya.

Terakhir, ia mengingatkan bahwa polisi adalah penegak hukum yang paling dekat dengan rakyat dan paling sering berinteraksi. Oleh karena itu, dirinya meminta pihak kepolisian untuk menjunjung tinggi pelayanan masyarakat.

"Jangan sampai masyarakat itu menjadi hilang atau kurang, karena apa pun Polri adalah pengayim masyarakat," tegas Jokowi.

Load More