/
Rabu, 19 Oktober 2022 | 15:17 WIB
Pengangkutan Sampah ke TPA Sarimukti Terhambat Akibat Akses Jalan Licin dan Berlumpur / Widiyantie (Suara.com)

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyebut bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia dipuji dunia lantaran menjadi yang terbaik di antara negara-negara G20 manapun.

Jokowi menjelaskan pertumbuhan ekonomi yang dimaksud adalah realisasi pertumbuhan Produk Domestik Bruto Indonesia pada kuartal II 2022 sebesar 5,44 persen (year on year/YoY), Indonesia mencapai pertumbuhan itu di tengah resesi dunia.

"Kita termasuk negara yang memiliki growth pertumbuhan ekonomi yang paling tinggi di antara negara-negara G20 manapun negara-negara lainnya," kata Jokowi saat membuka Trade Expo Indonesia ke-37 tahun 2022, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (19/10/2022).

Lebih lanjut, Jokowi mengatakan bahwa laju inflasi masih dalam kendali pada kuartal II di angka 4,9 persen dan Agustus 2022 sebesar 4,6 persen. Namun, Jokowi mengakui bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang menyebabkan inflasi September 2022 meningkat menjadi 5,9 persen.

Jokowi mengatakan bahwa meskipun terjadi peningkatan inflasi, Indonesia hingga saat ini per September 2022 masih terkendali.

"Tolong nanti dibandingkan inflasi kita dengan negara-negara lain, pertumbuhan growth kita dengan pertumbuhan ekonomi negara-negara lain," tuturnya.

Presiden juga menyerukan kepada semua pihak untuk tetap optimis dengan kondisi ekonomi saat ini meskipun berbagai lembaga keuangan international menyampaikan proyeksi penurunan ekonomi pada tahun ini dan 2023.

"Lembaga-lembaga internasional menyampaikan bahwa tahun ini sulit, tahun depan akan gelap, silakan negara-negara lain. Negara kita harus tetap optimis, tetapi memang hars tetap waspada, harus hati-hati karena badainya itu sulit dihitung," ujarnya.

Presiden Jokowi juga mengatakan bahwa negara luar juga semakin percaya pada Indonesia mengingat pencapaian pertumbuhan ekonomi nasional dan terkendalinya inflasi dalam negeri di tengah suramnya ekonomi dunia.

Baca Juga: Kapan Waktu Membaca Doa Qunut yang Benar? Ini Tata Caranya saat Sholat Berjamaah dan Sendirian

Ia juga mengatakan bahwa Dana Moneter International (International Monetary Fund/IMF) mengapresiasi pencapaian ekonomi di Indonesia, dan menyebut Indonesia sebagai titik terang di tengah kesuraman ekonomi dunia.

"Ini bukan kita yang ngomong lho ya, Kristalina Georgieva, Managing Director IMF. 'Titik terang di antara kesuraman ekonomi dunia'. Kan bagus kalau banyak yang menyampaikan seperti itu, sehingga trust kepercayaan global terhadap kita akan semakin baik," ungkapnya.

Load More