Liga Santri Piala Kepala Staf Angatan Darat (Kasad) sudah berakhir. Pertandingan tersebut ditutup dengan laga final yang mempertemukan antara tim Jabar I Ponpes Salafiyah Al Falah melawan Jatim III Ponpesan Darul Huda Mayak.
Laga final tersebut berlangsung di Stadion Madya Senayan, Jakarta, Sabtu (22/10/2022) tepat pada peringatan Hari Santri Nasional.
Laga tersebut dimenangkan tim Jabar I melalui adu penalti dengan skor 5-3.
Meski turnamen telah usai, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali yang datang menyaksikan pertandingan final tersebut mengungkapkan ingin Liga Santri Piala Kasad ini digelar kembali tahun depan.
Menurutnya, ini merupakan wujud nyata dari TNI terhadap perkembangan sepak bola di Indonesia.
"Ini adalah wujud nyata dan perhatian dari TNI AD terhadap pengembangan sepak bola di Tanah Air. Insyaallah tahun depan akan dilaksanakan lagi," ujarnya sebagaimana dikutip Antara dari lama Kemenpora, Jakarta, Minggu (23/10/2022).
Menpora yang datang mewakili Presiden Joko Widodo yang berhalangan hadir itu juga mengucapkan terima kasih kepada Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman.
"Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang sudah memberikan kesempatan semangat sepak bola Indonesia dan juga kepada olahraga pada umumnya," ujar Menpora.
Menpora menilai Liga Santri Piala Kasad ini berjalan sukses dan berharap ini dijadikan contoh oleh kementerian lainnya agar supaya pengembangan olahraga menjadi tanggung jawab bersama dan bukan hanya milik Kemenpora saja.
Baca Juga: PSSI Sebut Kualitas Calon Pemain Naturalisasi Ini Seperti yang Diinginkan Shin Tae Yong
"Semoga ini akan diikuti oleh instansi yang lainnya, sehingga olahraga bukan hanya menjadi tanggung jawab Kemenpora saja tetapi juga menjadi tanggung jawabnya seluruh elemen bangsa. Dan olahraga akan menjadi kebanggaan kita semua," tutupnya.
Sementara itu saat ini banyak sekali jebolan-jebolan yang pemain sepak bola profesional yang berasal dari kalangan santri pondok pesantren.
Tercatat nama-nama seperti Evan Dimas, Witan Sulaiman, hingga penjaga gawang Nadeo Argawinata juga merupakan santri dari pondok pesantrennya masing-masing.
Mereka bahkan dipanggil untuk tampil memperkuat tim nasional sepak bola Indonesia. Bahkan Witan, bermain untuk klub luar negeri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Laporan CrowdStrike 2026: AI Kini Menjadi Senjata Utama Pelaku Siber
-
Crunchyroll Dapat Hak Distribusi Internasional Film Baru Makoto Shinkai
-
Dibintangi Margaret Qualley, Remake Film Possession Tayang Juni 2027
-
BRI Poso Bersama Kejari Tuntaskan Kendala Administrasi Kredit ASN
-
Hafalan Surah Ad-Dhuha Jadi Gimmick Promosi Miras, Polisi Diminta Usut Dugaan Penistaan Agama
-
17 Rekomendasi Doorprize Malam Puncak 17 Agustus yang Memuaskan
-
Apakah 18 Agustus 2026 Cuti Bersama? Cek SKB 3 Menteri dan Pengumuman Pemerintah
-
Khali the Killer Malam Ini di Trans TV: Dilema Pembunuh Bayaran demi Biaya Berobat Nenek
-
Demutualisasi Siap Dilakukan, Bos BEI Sudah Punya Calon Investor Mau Caplok Saham Bursa
-
Kota Serang Darurat Tenaga Pengajar, Puluhan SD dan SMP Kekurangan 300 Guru