Beberapa waktu yang lalu dikabarkan hujan deras terus-menerus menyebabkan sejumlah daerah di Kota maupun Kabupaten Sidoarjo mengalami banjir bandang.
Selain banjir bandang, hujan deras juga membawa angin puting beliung dan menghancurkan sejumlah rumah di Sidoarjo. Ratusan rumah di tiga kecamatan rusak akibat puting beliung ini.
Berdasarkan data dari BPBD, puting beliung menghantam 294 rumah warga, belasan fasilitas umum, 58 kos mengalami kerusakan, dan sejumlah orang mengalami luka-luka.
Tiga kecamatan yang mendapatkan dampak paling parah dari sapuan angin puting beliung ini adalah Kecamatan Taman, Kecamatan Buduran, dan juga Kecamatan Sidoarjo.
Rumah-rumah yang mengalami rusak parah maupun sedang mendapatkan bantuan terpal agar tetap bisa ditempati. Warga yang rumahnya rusak parah tinggal sementara di Masjid. Sedangkan rumah warga yang mengalami rusak ringan, masih bisa ditempati dan warga masih melakukan aktivitas seperti biasanya.
Untuk meringankan beban warga, tim gabungan dari TNI, Polri, dan BPBD melakukan pembersihan pada rumah yang mengalami kerusakan. Selain itu pembersihan juga dilakukan pada pepohonan yang roboh.
Selain ratusan rumah warga yang tersapu angin puting beliung, banyak juga sekolah yang terkena imbas dari angin ini.
Menurut Tirto Adi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sidoarjo menyampaikan ada belasan sekolah yang rusak akibat dampak terjangan angin puting beliung di Kota Sidoarjo.
Total ada 11 sekolah yang rusak pada terjangan angin beliung hari Selasa (11/10) dan ada 4 sekolah yang rusak pada Minggu (23/11).
Baca Juga: Atlet Bridge Indonesia Tatap Asian Games 2023 Hangzhou
Kebanyakan sekolah yang terdampak mengalami kerusakan di bagian atap dan ada beberapa sekolah yang mengalami jebol plafon. Sekolah dengan plafon yang jebol akan ditindaklanjuti oleh Disdikbud Kota Sidoarjo.
“Kalau sekolah dalam kondisi rusak ringan, masih bisa diperbaiki dengan menggunakan dana BOS. Sedangkan kalau sekolah rusak sedang atau berat, harus diajukan dana ke BPBD Sidoarjo tembusan dari Disdikbud untuk diajukan ke pusat.” Jelas Tirto Adi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
7 Bedak Tabur HD untuk Tampilan Wajah Mulus di Depan Kamera
-
Bacaan Doa Ziarah Kubur Lengkap Sebelum Puasa Ramadhan Sesuai Sunnah
-
Bolehkah Wanita Haid Ziarah Kubur Sebelum Ramadhan? Perhatikan Adab Ini!
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Drama Final Piala Asia Futsal 2026 dan Penegasan Bahwa Indonesia Ada dalam Peta
-
Minggu Pagi Berdarah di Jaksel, Polisi Ringkus 6 Pemuda Bersamurai Saat Tawuran di Pancoran
-
Masa Depan Penegakan HAM Indonesia Dinilai Suram, Aktor Lama Masih Bercokol Dalam Kekuasaan
-
Anggota DPR Sebut Pemilihan Adies Kadir sebagai Hakim MK Sesuai Konstitusi
-
3 Fakta Menarik Marapthon Season 3: The Last Tale, Sudah Mulai Tayang!
-
Jadwal Libur Sekolah SMA Sederajat Riau Selama Ramadan dan Lebaran 2026